Suara.com - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan kalau Indonesia mengalami ketergantungan terhadap komoditas mentah selama puluhan tahun. Menurutnya ketergantungan tersebut justru bisa menjadi fatal bagi Indonesia.
Luhut menjelaskan karena memiliki sumber daya alam yang melimpah membuat Indonesia bergantung pada komoditas mentah pada puluhan tahun. Contoh, Indonesia melakukan ekspor terbesar pada 1990 yakni mineral, kayu dan pakaian.
Kata Luhut, pola itu terus dijalankan hingga 2015 di mana Indonesia mengekspor bahan bakar mineral, kelapa sawit dan baja.
"Ketergantungan ini dapat berakibat fatal bagi Indonesia ke depan," kata Luhut pada acara yang digelar oleh Kosgoro 1957 melalui virtual, Selasa (11/1/2022).
Luhut melihat ketergantungan itu bisa menjadi fatal bagi Indonesia karena melihat harga komoditas yang sangat fluktuatif. Ia mencontohkan ketika commodity boom berakhir setelah 2013 yang menyebabkan menurunnya angka ekspor Indonesia.
"Ketergantungan ini pun mengganggu jalannya industrialisasi, karena membuat kita cenderung berpuas diri, terutama ketika harga komoditas dunia sedang tinggi. Padahal, banyak faktor eksternal yang mempengaruhi harga tersebut," ujarnya.
Oleh karena itu, pemerintah melakukan berbagai upaya di mana salah satunya ialah menerapkan hilirisasi sumber daya mineral. Dari penerapan tersebut, Indonesia justru mendapatkan nilai ekspor yang tinggi dari ekspor baja.
"Data 2021 diperkirakan hampir 21 miliar dollar AS atau hampir 20 kali ekspor pada 2014 pada 1,1 miliar dollar AS," ucapnya.
Baca Juga: Laporkan Erick dan Luhut dalam Dugaan Bisnis PCR ke KPK, Prima Diminta Tambah Bukti
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!