Suara.com - Sebuah video yang menunjukkan petugas pajak India mengeringkan uang Rp 15,5 miliar menghebohkan warganet. Tumpukan uang kertas tampak berhamburan dan berusaha diatasi dengan hair dryer.
Menyadur NDTV Rabu (12/1/2022), tumpulan uang kertas itu milik pengusaha sekaligus politikus Pradesh Madhya bernama Shankar Rai.
Kediaman keluarganya digerebek petugas pajak pada hari Kamis dan mereka menemukan uang senilai Rp 15,5 miliar dan tiga kg emas.
Departemen Pajak Penghasilan mengatakan uang tunai dan emas itu ditemukan di dalam tas yang disembunyikan di tangki air bawah tanah.
“Dinas PPh telah menyita uang tunai senilai 8 crore dari keluarga Rai yang juga termasuk tas berisi uang tunai senilai 1 crore yang dimasukkan ke dalam tangki air.”
"Selain itu, tiga kilogram emas juga disita," kata Munmun Sharma, Komisaris Gabungan Departemen Pajak Penghasilan, Jabalpur, yang memimpin penggerebekan pajak.
Rai menjabat sebagai ketua Damoh Nagar Palika dengan dukungan Kongres, saudaranya Kamal Rai sebelumnya adalah wakil ketua Damoh Nagar Palika dengan dukungan dari BJP.
Penggerebekan yang dimulai pada Kamis pukul 05.00 pagi dan berlangsung selama 39 jam. Petugas Pajak menggerebek lebih dari sepuluh tempat milik keluarga Shankar Rai.
Keluarga Rai menjalankan sekitar tiga lusin bus atas nama karyawan, ungkap departemen pajak.
Baca Juga: Penyanyi Legendaris India Lata Mangeshkar Masuk Ruang ICU Karena Covid-19
Departemen telah menyatakan 10.000 (sekitar Rp 2 juta) bagi siapa saja yang memberikan informasi lebih lanjut tentang aset keluarga Rai di Madhya Pradesh atau lokasi lain.
"Penggerebekan fisik selesai dan penyelidikan akan dilanjutkan berdasarkan dokumen yang disita dari keluarga Rai yang akan dilakukan di Bhopal," ujar Komisaris Gabungan setelah operasi selesai.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
-
Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota
-
Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik
-
Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat