Para pria yang ada di sekeliling tempat permandian jenazah itu terus menahan pelaku pencurian kotak amal. Mereka juga terlihat menutup kepala pemuda itu dengan kain dan terus menyemprotnya dengan air.
Bahkan, salah satu dari pria itu terlihat mengambil sabun dan menuangkannya ke atas tubuh pemuda tersebut dengan penuh emosi.
Video pemuda yang tepergok mencuri kotak amal masjid berakhir dihukum mandi jenazah ini menuai pro dan kontra di kalangan warganet.
"Tapi ya nggak usah emosi gitu banget pak. Langsung serahkan ke yang berwenang saja," tulis salah seorang warganet.
"Ga sekalian masukin ke kuburan terus direkam di dalam kuburannya gimana rasanya tersiksa dalam kubur," ujar salah satu warganet.
"Hmm apakah Islam mengajarkan begitu ketika menangani peristiwa macam tu, lantas kalo seperti itu apa bedanya sama sang pencuri dengan yang menghakimi, kalo memang mau dihakimi ya hakimi saja tapi dengan bijaksana bukan malah sebaliknya," komentar warganet.
"Jangan lupa itu keluarga tersangka suruh bikin pernyataan anaknya suruh adzan setiap hari dan bersih-bersih masjid biar dapat hidayah," tulis warganet.
"Bagi saya itu cukup kelewatan. Mohon maaf," ujar warganet.
"Hukuman paling ngeri. Habis itu pakein kain kafan dan salatin. Mudah-mudahan langsung kena mental dan taubat," imbuh yang lain.
Baca Juga: Viral Ibu-ibu Senang Campur Panik Rela Diterjang Ombak Besar di Pantai: Demi TikTok
Berita Terkait
-
Heboh Ortu di Pemalang Simpan Jasad Anak Selama Dua Bulan di Rumah, Bukan Kali Pertama!
-
Tak Kalah dari NFT Selfie Ghozali, Cewek Ini Jual Kentut dalam Bentuk Digital
-
Aksi Kreatif Bocah Manfaatkan Jilbanya Saat Mewarnai Gambar, 'Dia Adalah Gue Waktu Kecil'
-
Viral Promosi Kredit Usaha Rakyat Pakai Poster Layangan Putus, Warganet: Marketing Lulusan S8 Kampus Amerika
-
Gokil! Main Hamil-hamilan Langsung dengan Dokter Asli, Tingkah Bocah ini Jadi Sorotan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar