Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar pembenahan tata ruang dan beautifikasi jalan menuju ke kawasan Mandalika dalam rangka persiapan gelaran MotoGP 20 Maret 2022 mendatang diselesaikan secepatnya.
Pembenahan tersebut terutama untuk landscape, jalan bypass menuju Mandalika hingga pelebaran jalan.
"Tadi Pak Menteri PUPR (Basuki Hadimuljono) menyampaikan akan selesai di akhir Februari 2022 mulai dari penataaan jalan, kemudian penghijauan kawasan sepanjang jalan, kemudian perluasan dan penataaan jalan menuju mandalika, juga pelebaran jalan yang semua sudah dimulai, pelebaran jalan kota tua," ujar Jokowi saat memimpin Rapat Terbatas di Raja Hotel Kuta Mandalika, NTB yang diunggah di akun instagram Sekretariat Kabupaten, Kamis (13/1/2022).
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga meminta agar penataan pemukiman seperti di homestay, penjualan souvenir hingga warung makan, ditingkatkan atau di-upgrade. Sehingga, wajah Mandalika, kata Jokowi, saat gelaran MotoGP berubah.
"Untuk kesiapan fasilitas penunjang seperti hotel maupun homestay, restoran, hati-hatu kemarin waktu Superbike ada masalah yang berkaitan dengan makan, dengan warung maupun restoran yang kurang, ini betul-betul tolong disiapkan."
"Dan dihitung betul fasilitas penjualan souvenir UMKM ini yang melibatkan pengrajin-pengrajin yang ada di NTB dan provinsi yang lain termasuk promosi destinasi wisata mana yang bisa dikunjungi setelah atau sebelum MotoGP diselenggarakan," sambungnya.
Selain itu, Jokowi juga memerintahkan percepatan pembenahan fasilitas dan infrastruktur di dalam sirkuit.
"Pembenahan fasilitas dan infrastruktur di dalam sirkuit yang terhitung jangan mepet-mepet waktu pelaksanaan mulai dari royal box, paddock maupun pit pool bagi pembalap dan offisial tadi sudah kita lihat," paparnya.
Terkait drainase lintasan, Jokowi menyatakan harus juga menjadi fokus persiapan MotoGP. Sebab, ia tak ingin ada kendala dalam pelaksanaan MotoGP.
"Di dalam yang kemarin (Superbike) masih kelihatan agak bermasalah meskipun ini sudah dikerjakan juga sistem drainsase yang menampung kalau ada curah hujan yang tinggi. ini juga hati-hati. Jangan nanti ada alasan karena curah hujannya ekstrim, nanti nggak siap sistem drainase kita," ucap Jokowi.
Pembangunan tribun penonton kata Jokowi harus segera diselesaikan secepat mungkin, sehingga pengerjaannya tidak mepet.
"Pengaspalan kembali sirkuit kalau memang diperlukan. (Lalu) Cek betul kesiapan kebutuhan listrik, dan mengenai relokasi keluarga yang masih ada di dalam kawasan, kalau masih ada saya tadi sudah disampaikan sudah selesai semuanya," kata dia.
Tak hanya itu, Jokowi ingin pembayaran fee MotoGP segera diselesaikan.
"Saya juga ingin mendapatkan laporan mengenai pembayaran fee untuk motoGP karena juga sudah diputuskan di rapat sebelumnya," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Pendidikan Tak Boleh Terputus Bencana, Rektor IPB Pastikan Mahasiswa Korban Banjir Bisa Bebas UKT
-
42 Ribu Rumah Hilang, Bupati Aceh Tamiang Minta BLT hingga Bantuan Pangan ke Presiden Prabowo
-
Tanggul Belum Diperbaiki, Kampung Raja Aceh Tamiang Kembali Terendam Banjir
-
Prabowo Setujui Satgas Kuala! Anggarkan Rp60 Triliun untuk Keruk Sungai dari Laut
-
Tawuran Awali Tahun Baru di Jakarta, Pengamat Sebut Solusi Pemprov DKI Hanya Sentuh Permukaan
-
Tiket Museum Nasional Naik Drastis, Pengamat: Edukasi Jangan Dijadikan Bisnis!
-
Timbunan Sampah Malam Tahun Baru Jogja Capai 30 Ton, Didominasi Alas Plastik dan Gelas Minuman
-
Nasib Pedagang BKT: Tolak Setoran Preman, Babak Belur Dihajar 'Eksekutor'
-
Ragunan 'Meledak' di Tahun Baru, Pengunjung Tembus 113 Ribu Orang Sehari
-
KUHP Baru Berlaku Besok, YLBHI Minta Perppu Diterbitkan Sampai Aturan Turunan Lengkap