Suara.com - Kandidat untuk pemilihan gubernur DKI Jakarta mulai ramai diperbincangkan. Beberapa kepala daerah ramai disebut akan berlaga di pilgub DKI nanti.
Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Riset dan Analisis (SUDRA) Fadhli Harahab turut menyampaikan pandangannya.
Fadhli mengatakan, Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria turut dirumorkan menjadi kandidat di Pilgub DKI Jakarta.
Menurutnya, peluang Riza cukup tipis untuk maju Pilgub DKI jakarta.
"Jika dibandingkan dengan calon lain yang sudah mencuat, namanya Riza Patria tenggelam," katanya kepada dilansir dari Wartaekonomi.co.id, Jumat (14/1/2022).
Dia mengatakan, ada beberapa nama yang mana menurutnya lebih berpeluang di Pilgub 2024.
Jadi, nama Riza belum tentu masuk bursa Pilgub 2024.
"Sebut saja Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, Mensos Tri Rismaharini, Wali Kota Solo Gibran, dan Wali Kota Bogor Bima Arya," ujarnya.
Fadhli mengatakan, partai politik juga tidak akan sembarangan mengusung calon untuk Pilgub DKI Jakarta.
Baca Juga: 12 Siswa Terpapar Covid-19, Wagub DKI: 10 Sekolah Di Jakarta Tutup Sementara
Sebab, pasti melakukan serangkaian pertimbangan dahulu.
"Kapabilitas, elektabilitas, popularitas, dan loyalitas akan sangat mempengaruhi keterpilihan calon," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, pengamat politik Zaki Mubarak kembali menanggapi isu Gibran Rakabuming Raka dan Tri Rismaharini masuk bursa calon Gubernur DKI Jakarta. Zaki Mubarak secara blak-blakan mengaku tidak yakin dengan keduanya.
Zaki Mubarak meminta agar keduanya mulai melakukan manuver apabila ingin maju sebagai pengganti Anies Baswedan.
Menurut Zaki, Gibran dan Risma harus membuat terobosan untuk bisa berkontestasi di DKI.
"Risma dan Gibran harus buat terobosan besar untuk bisa berkontestasi di DKI Jakarta," ujar Zaki.
Ia tidak yakin apabila cara yang biasa akan laku dijual sebagai modal maju jadi cagub DKI Jakarta.
Meski demikian, Zaki memprediksi bahwa Gibran akan melakukan sebuah terobosan.
"Saya kira, Gibran akan berusaha membuat gebrakan yang monumental sebagai modal maju di Pilgub DKI atau Jateng," ungkapnya.
Tag
Berita Terkait
-
Dianggap Fitnah Gibran dan Kaesang, Ubedilah Badrun Bakal Dilaporkan Balik ke Polda
-
Buntut Laporkan Gibran dan Kaesang, Jokowi Mania Bakal Polisikan Ubedilah Badrun
-
Wagub DKI Singgung Perpanjangan Masa Jabatan, Komisi II DPR: Presiden Tak Otomatis Bisa Ubah Aturan
-
Soal Laporan Ubedilah, KPK Dinilai Bakal Transparan Proses Gibran dan Kaesang
-
12 Siswa Terpapar Covid-19, Wagub DKI: 10 Sekolah Di Jakarta Tutup Sementara
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik