Suara.com - Getaran gempa Banten yang terjadi pada Jumat (14/1/2022) sore pukul 16.05 WIB, tak hanya dirasakan di Jakarta. Namun juga sampai di Bogor, Jawa Barat.
Getaran gempa itu turut dirasakan di Istana Kepresidenan Bogor. Hal ini dibenarkan Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono saat dikonfirmasi.
Heru mengatakan, saat gempa Banten terjadi, posisi Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah berada di Istana Kepresidenan Bogor.
Diketahui, Jokowi telah berada di Istana Bogor sore tadi usai melakukan kunjungan kerja dari Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), selama dua hari.
"Ya, pukul 16.05 WIB (presiden tiba di Istana Bogor)," ujar Heru saat dikonfirmasi Suara.com, Jumat (14/1/2022).
Ketika ditanya apakah Jokowi merasakan getaran gempa Banten di Istana Bogor, Heru mengaku tak menanyakan hal itu kepada Jokowi.
Heru menuturkan bahwa ajudan Presiden Jokowi yang merasakan getaran gempa saat di Istana Bogor.
"Saya nggak tanya ke beliau. Tapi ajudan merasakan. Ajudan (Presiden Jokowi) yang di sana merasakan (getaran) gempa di Istana Bogor," ucap dia.
Sementara saat gempa terjadi, Heru mengaku tidak berada di Bogor, melainkan sudah berada di kediamannya di kawasan Tebet. Heru juga merasakan getaran gempa.
Baca Juga: Update Gempa Banten: 54 Rumah, 3 Sekolah, 1 Puskesmas hingga 2 Musala Rusak
"Di rumah Tebet ya terasa sekali dua getaran panjang. Getaran pertama agak kecil, getaran kedua lebih panjang," kata Heru.
Berikut daftar daerah terdampak gempa Banten dimulai yang paling terasa:
- Cikeusik
- Panimbangan
- Labuan
- Sumur
- Tangerang Selatan
- Lembang
- Kota Bogor
- Pelabuhan Ratu
- Kalianda
- Bandar Lampung
- Anyer
- Jakarta
- Kota tangerang
- Ciracas
- Bekasi
- Kota Bandung
- Kabupaten Bogor
- Kotabumi
Diketahui gempa berkekuatan magnitudo 6,7 yang kemudian dimutakhirkan menjadi magnitudo 6,6 terjadi pukul 16:05:41 WIB.
Episenter gempa Banten terletak pada koordinat 7,21 LS ; 105,05 BT. Tepatnya berlokasi di laut pada jarak 132 km arah Barat Daya Kota Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, pada kedalaman 10 km.
Tag
Berita Terkait
-
Cerita Dirjen Dukcapil Lari Dari Panggung Bersama Bupati Pandeglang Gegara Ada Gempa
-
Aktivitas Kegempaan Meningkat di Jabar-Banten, BMKG Imbau Warga Waspada
-
Lagi Isolasi Mandiri, Warga RW 02 Krukut Berhamburan Keluar Rumah Diguncang Gempa Banten
-
Cerita Pekerja Kantoran Jakarta Saat Gempa Banten; Tangan Gemetar Turun dari Lantai 45 Hingga Batal Salat Asar
-
Gempa Banten: Rumah, Gedung SD hingga Puskesmas di Sumur Pandeglang Ambruk
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi
-
Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi
-
Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi
-
Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah
-
Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa
-
Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM
-
Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"
-
Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan
-
Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK