Suara.com - Serial Layangan Putus memang tengah digandrungi oleh masyarakat. Cerita tentang perselingkuhan itu dianggap menyerupai kisah nyata, bahkan dari menantu Presiden RI Kedua, Soeharto.
Hal ini dinyatakan dalam sebuah video yang diunggah oleh akun Tiktok @_irish2012.
Pada videonya ia mengisahkan cerita dari Halimah Agustina Kamil, mantan istri dari putra Soeharto, Bambang Trihatmodjo. Akun @_irish2012 mengibaratkan Halimah sebagai tokoh Kinan di dunia nyata.
"Kinan temppo doeloe," tulisnya dengan menunjukka foto Halimah dan Bambang.
"Mantu kesayangan Pak Harto, cantiknya enggak ada obat dan ketua GNOTA (Gerakan Nasional Orangtua Asuh)," tambahnya.
Pada video tersebut, ia menambahkan beberapa potret Halimah bersama Keluarga Cendana.
Ayah Halimah sendiri bukan orang biasa, yakni seorang diplomat berdarah Minangkabau. Pernikahannya bersama Bambang berlansung dari tahun 1981 dan berakhir pada tahun 2007.
Kala itu, kandasnya pernikahan anak dan memantu Cendana ini digadang-gadangkan akibat perselingkuhan. Bambang disebut diam-diam menikahi siri, penyanyi Mayangsari.
Hingga pada tahun 2000, Mayagsari disebut melahirkan anak perempuan dari Mayangsari.
Baca Juga: Definisi Jodoh Sesungguhnya, Pasangan Suami Istri Ini Punya Nama Super Mirip
"[Halimah] mengajukan banding agar permohonan cerai suaminya ditolak, bahkan sampai mau menggugat UU pernikahan karena Ibu Halimah tidak mau bercerai dari suaminya, sesuai pesan Pak Harto," tulis akun tersebut.
"Perjuangan seorang Istri demi mempertahankan keutuhan rumah tangga, sehat selalu ya bu Halimah," tambahnya.
Video tersebut tentu mndapatkan berbagai respons dari warganet.
"Kisahnya mengharukan pada masanya, seorang suami tega meninggalkannya hanya karena perempuan lain. Semoga ibu slalu di beri kesehatan amin," komentar warganet.
"Bu Halimah wanita kuat, cantiknya alami semoga sehat selalu," imbuh warganet lain.
"Masih ingat banget Gendis sama Panji nabrak pagar rumah mbak itu, sangking sakitnya hati mereka lihat ibuknya digtuin," tambah lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029
-
Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global
-
Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko
-
Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan