Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan, Rest Area 229B Tol Kanci-Pejagan di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, dapat membuka layanan penyediaan hotel menjadi destinasi pariwisata.
“Sekarang rest area dibolehkan untuk memiliki hotel menjadi destinasi pariwisata selain etalase produk-produk kreatif,” kata Menparekraf Sandiaga Uno di Rest Area 229B Tol Kanci-Pejagan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (23/1).
Lokasi itu akan dilengkapi dengan Tourist Information Center/TIC (jasa pelayanan informasi pariwisata) yang disebut mampu menumbuhkan perekonomian daerah setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Menparekraf Sandiaga Uno mengapresiasi rest area 299B karena telah bekerja sama dengan pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Cirebon dan menjadi tempat penyelenggaraan pameran pariwisata serta perhelatan kesenian daerah .
“(Tol) Kanci-Pajagan ini penting sekali karena menghubungkan destinasi-destinasi wisata yang ada di sekitar Ciayumajakuning (Kota/Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan). Malah sekarang menjadi Ciayumajakumis (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan dan Sumedang),” ujar Menparekraf Sandiaga Uno.
Sandiaga Uno juga menyampaikan bahwa lapangan kerja di tempat peristirahatan tersebut sangat besar dengan keberadaan 30 kios. Jika diandaikan per kios memiliki tiga pekerja, sebutnya, maka secara keseluruhan rest area 229B memiliki 90 pekerja.
“Ini adalah wadah kolaborasi. Lapangan kerjanya banyak sekali,” katanya.
Pengelola Rest Area 229B Teguh Pribadi menambahkan pihaknya mengharapkan TIC dapat segera diluncurkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
“Mungkin bisa dibuka oleh Pak Menteri (Sandiaga Uno),” sebut dia.
Baca Juga: Sandiaga Uno Ingin Pulau Penyengat Jadi Ikon Wisata Halal di Kepri
Selain itu Teguh mengaku pihaknya telah bekerja sama selama tiga tahun dengan pemerintah kabupaten setempat dan menjadi satu-satunya rest area yang telah menjalin Memorandum of Understanding/MOU (nota kesepahaman) antara lain untuk mengembangkan sektor pariwisata.
"Rest area kami seolah-olah milik kabupaten karena kami ingin program-program kabupaten bisa sampai di tempat kami, sehingga penduduk yang (tinggal) di tepi rest area bisa tahu informasinya," ucap Teguh. (Sumber: Antara)
Berita Terkait
-
Sandiaga Uno Ingin Pulau Penyengat Jadi Ikon Wisata Halal di Kepri
-
Keren! Kemenparekraf Luncurkan Mobil Vaksin Keliling Demi Sukseskan MotoGP Mandalika
-
Syarat Pembukaan Travel Bubble di Kepri dari Sandiaga Uno
-
CEO Dorna Sport Carmelo Ezpeleta Protes Tak Mau Karantina, Sandiaga Uno Ngotot MotoGP Mandalika Harus Terlaksana
-
Kasus Covid-19 Melonjak, Pemerintah Ngotot MotoGP Mandalika 2022 Tetap Berlangsung
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Diskon Besar hingga Transportasi Gratis! Ini Fasilitas Mudik ke Jakarta yang Ditawarkan Pemprov DKI
-
Amnesty International Anggap Tuntutan Jaksa Terhadap Delpedro Cs Sebagai Operasi Pembungkaman Kritik
-
Anies Baswedan Soroti Keberhasilan Gerakan Rakyat di Ultah Pertama: Bukan Sekadar Papan Nama!
-
Heboh Keluhan Warga Diwajibkan Bayar Infaq Lewat BAZNAS DKI, Pramono: Tak Boleh Ada Pemaksaan!
-
Angka Perkawinan Anak Turun ke 5,9 Persen, Pemerintah Soroti 380 Ribu Nikah Tak Tercatat
-
Dituntut 2 Tahun Penjara Terkait Demo Agustus, Syahdan Husein Soroti Kasus Aparat Bunuh Anak di Tual
-
Gus Ipul Bocorkan Rencana Kemensos untuk Jangkau Ratusan Ribu Lansia dapat MBG Tahun Ini
-
KPK Ungkap Modus Budiman Bayu Sembunyikan Uang Gratifikasi Rp5,19 Miliar
-
KPK Ungkap Kasus Korupsi Bea Cukai Pengaruhi Maraknya Rokok Ilegal
-
Terungkap! Ini Alasan KPK Langsung Tangkap Kasi Intel Cukai