Suara.com - Aksi para pria yang naik di mobil pikap untuk memetik buah rambutan orang di jalan telah viral. Bagaimana tidak, mereka berakhir mengalami kejadian mengenaskan.
Aksi pria yang memetik rambutan itu diunggah melalui akun instagram @romansasopirtruck, Sabtu (22/1/2022).
"Instan karma!" tulis keterangan akun seperti dikutip Suara.com, Minggu (23/1/2022).
Video yang memperlihatkan aksi dua pria memetik rambutan itu direkam oleh salah seorang teman yang juga berada di belakang pikap.
Salah seorang pria berbaju hitam naik ke atas mobil pikap. Sementara itu, satu pria lain berdiri di bawahnya.
Pria berbaju hitam yang naik ke atas pikap bersiap-siap untuk berdiri saat mobil melaju mendekati pohon rambutan di tengah jalan.
Ia langsung berdiri dan meraih sejumlah buah rambutan yang sudah berwarna merah.
Sementara mobil pikap terus melaju, ia lalu menarik buah rambutan tersebut hingga terlepas dan terjatuh di atas pikap.
Tampaknya pria tersebut gagal menahan berat tubuhnya sehingga oleng dan terjatuh ke bak mobil pikap.
Baca Juga: Momen Haru Pasangan Terpisah Jarak, Pilih Tetap Gelar Acara Lamaran Meski Secara Virtual
Namun, temannya yang berada di bawahnya untuk ikut memetik buah rambutan itu tersenggol dan malah jatuh terjun ke bawah saat mobil masih melaju.
Melihat kejadian itu, orang-orang yang berada di bak mobil pikap sontak terkejut. Sopir pikap pun langsung menghentikan mobilnya.
Aksi pria yang naik mobil pikap demi memetik rambutan itu lantas menarik perhatian warganet.
"Ngapain ga berhenti dulu sih kan enak tinggal nyomot," tulis salah seorang warganet.
"Karma is real," ujar salah satu warganet.
"Eh sakit beneran itu nggak bisa berdiri sumpah," komentar warganet.
"Yang jatuh yang punya ide," tulis warganet yang juga mencantumkan emoji tertawa.
"Sesuai harapan para netijen," celetuk warganet.
"Sakit beneran pasti, bahaya banget jatuh kayak gitu. Aku tau sakitnya min," imbuh yang lain.
Video yang mungkin Anda lewatkan:
Berita Terkait
-
Pernyataan Kontroversial Edy Mulyadi soal Kalimantan, Warganet Ramaikan Tagar #tangkapedymulyadi
-
Mantan Walikota Balikpapan Rizal Effendi Tersinggung Atas Pernyataan Edy yang Sebut Kalimantan Tempat Jin Buang Anak"
-
Waduh! Evakuasi Korban Tenggelam, Sejumlah Warga dan Polisi Malah Nyemplung ke Sungai Karena Jembatan Ambruk
-
Datang ke Kondangan, Perhiasan Rombongan Wanita Ini Auto Bikin Tamu Gagal Fokus
-
Viral Istri Pergoki Suami Selingkuh, Wanita Diduga Selingkuhan Lari Ngibrit dari Mobil
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Audiensi 7 Pemda, Wamensos Agus Jabo Tekankan Dinsos Ujung Tombak Pemutakhiran Data
-
Ketua IDAI Yakin Mutasi dari RSCM ke RS Fatmawati adalah Hukuman karena Kritis ke Pemerintah?
-
Bukan Cuma Partai di Senayan, Komisi II DPR Bakal Libatkan Partai Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu
-
Eros Djarot: Indonesia Terjebak Lingkaran Setan, Fondasi Bangsa Bobrok!
-
KPK Bicara Soal Potensi PT Bluray Jadi Tersangka Korporasi dalam Kasus Bea Cukai
-
Solidaritas Dokter Menguat, IDAI Tuntut Kemenkes Batalkan Mutasi dan Pemecatan Dokter Piprim dkk
-
SBY: Sinyal Perang Dunia Ketiga Menguat, Indonesia Harus Siaga Tempur!
-
Tragedi IMIP Pasca Longsor, Anggota DPR Desak Audit Total DAS: Jangan Tunggu Korban Berikutnya!
-
Wanti-wanti PDIP Usai Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS: Jangan Korbankan UMKM
-
Para Menteri, BPJS, BPS Duduk Bersama Bahas Transisi PBI