Suara.com - Persiapan menuju Formula E tinggal lima bulan lagi, yakni sampai Juni 2022 atau ajang balap mobil listri itu dimulai. Namun, kekinian tender atau lelang penentu kontraktor pengerjaan sirkuit Formula E dipastikan gagal.
Proses tender pembuatan trek Formula E pun gagal terlaksana. Hal ini terungkap dari jadwal lelang yang ada di situs e-Procurement JakPro, eproc.jakarta-propertindo.com.
"Jasa rancang bangun proyek pembangunan lintas balap Formula E (GAGAL)," demikian tulisan keterangan status lelang di situs itu, dikutip Selasa (25/1/2022).
Mengetahui hal ini, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memberikan tanggapan santai. Ia memastikan pembuatan sirkuit di kawasan Taman Impian Jaya Ancol itu tidak akan bermasalah.
"Formula E secara teknis tidak ada masalah," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (25/1/2022).
Politisi Gerindra ini pun memastikan pihaknya akan bisa mengerjakan semua persiapan menuju Formula E sesuai target.
"Insyaallah bisa berjalan lancar," jelasnya.
Riza pun menyebut meski kerap dipertanyakan di DPRD, pihaknya bersama legislator sudah menjalin komunikasi intens terkait persiapan Formula E.
"Antara eksekutif dan legislatif tuh berargumentasi saling melengkapi semuanya dengan maksud baik."
Baca Juga: Dikenal Kerap 'Menyenggol' Anies Baswedan, Begini Pesan Menohok Wagub DKI untuk Giring
Berita Terkait
-
Dipindah dari Bali ke Jakarta, Wagub DKI: Sekalipun Ada Varian Omicron Tak Ganggu Pelaksanaan G20
-
Wagub DKI Bicara Nasib Jakarta Bila Tak Jadi Ibu Kota Negara: Semoga Macet Makin Berkurang, Gedung Makin Tertata
-
Percepat Penyuntikan Vaksin, Pemprov DKI Jakarta Akan Tambah Lokasi Vaksinasi Booster
-
Ibu Kota Negara Pindah, Wagub DKI Ahmad Riza Patria: Jakarta Tetap Terdepan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?
-
Noel Ngaku Dilarang Ungkap Partai K: Benernya Lidah Gue Mau Ngomongin Hari Ini
-
Prabowo Sentil Bogor Semrawut Banyak Spanduk, Wawako Jenal: 61 Baliho Sudah Kami Bongkar
-
Saksi Kasus Noel Ebenezer Ungkap Ada 4 Orang dari Kejagung Minta Duit Masing-masing Rp 1,5 Miliar
-
DJKI Perkenalkan Layanan Konsultasi Kekayaan Intelektual Melalui Video Call