Suara.com - Pengamat Sosial dan Politik Rudi S Kamri memberikan tanggapan mengenai kontroversi Arteria Dahlan.
Rudi menyinggung soal tugas Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) terkait polemik Arteria Dahlan.
Hal tersebut ia ungkapkan dalam video yang diunggah di kanal YouTube Kanal Anak Bangsa.
Rudi mempertanyakan kinerja MKD terkait polemik Arteria Dahlan.
"MKD kalian kerjanya apa? Mengapa kalian biarkan anggota kalian yang bernama Arteria Dahlan semena-mena seperti itu," ungkapnya, dikutip dari Makassar.terkini.id-jaringan Suara.com, Rabu (26/1/2022).
"Jelas-jelas melanggar peraturan dibiarkan saja. MKD apa kerjanya? Jangan karena jiwa sejawat membenarkan tindakan pidana merajalela," lanjutnya.
Rudi meminta agar Polri bertindak tegas terkait duplikat pelat nomor mobilnya.
Tak hanya itu, ia juga meminta kepada DPP PDIP untuk tidak hanya memberikan sanksi ringan.
Kemudian, Rudi juga menyentil Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Baca Juga: Desak Arteria Dahlan Dipecat, Massa Aksi Gelar Atraksi Debus dan Bakar Diri di Depan Gedung Sate
Menurutnya, Megawati hanya diam saja terkait polemik Arteria Dahlan.
"Terakhir saya minta ke DPP PDIP, masa diam saja, para ketua, Bu Megawati diam saja anak buahnya yang di komisi hukum melanggar hukum didiamkan saja hanya diberikan sanksi peringatan. Itu akan mencelakakan PDIP," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Gubernur Ganjar Salurkan Bantuan untuk Kader PDIP di Brebes
-
Desak Arteria Dahlan Dipecat, Massa Aksi Gelar Atraksi Debus dan Bakar Diri di Depan Gedung Sate
-
Kecewa Ridwan Kamil Tak Dorong Pemecatan Arteria Dahlan, Paguyuban Seniman Sunda Geruduk Gedung Sate
-
Sebut Formula E Program Asal Jalan, Politisi PDIP: Lebih Tertib Ngurus Kawinan Anak
-
Ridwan Kamil Dilirik Banyak Partai Untuk Maju di Pilpres 2024
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan
-
Operasi Pekat Jaya Sepekan, Polda Metro Jaya Tangkap 105 Pelaku Tawuran, 56 Sajam Disita
-
Telak! Baru 7 Hari Dilantik Menkeu Purbaya, Kepala Kanwil Bea Cukai Sumbagsel Diciduk KPK
-
Prabowo Naikkan Gaji Hakim untuk Cegah Penegak Hukum Korupsi, Eks Ketua KPK: Tak Sesederhana Itu
-
Saat 16 Ormas Sepakat RI Gabung BoP, Israel Masih Terus Serang Palestina
-
Ciduk Kepala Pajak Banjarmasin Lewat OTT, KPK Sita Duit Tunai Lebih dari Rp1 Miliar
-
Buntut Siswa SD di NTT Bunuh Diri, Komisi X DPR Bakal Panggil Mendikdasmen Pekan Depan
-
Abraham Samad Akui Minta Prabowo Agar 57 Eks Pegawai Gagal TWK Abal-abal Kembali ke KPK
-
Kapolres Ngada Ungkap Kematian Bocah 10 Tahun di NTT Bukan Akibat Ingin Dibelikan Buku dan Pena
-
Pramono Optimis Transjabodetabek Rute Soetta Bakal Diserbu: Bayar Rp3.500, Siapa yang Nggak Mau?