Suara.com - Penambahan harian kasus Covid-19 di Jakarta mulai kembali mengkhawatirkan. Bahkan pada Rabu (26/1/2022) kemarin, terdapat 3.509 orang lagi yang dilaporkan terjangkit virus Covid-19.
Menanggapi situasi ini, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinkes DKI Jakarta, Dwi Oktavia menyebut pihaknya belum memberikan rekomendasi untuk menarik rem darurat atau memperketat aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
"Pada saat ini keputusannya mungkin belum untuk melakukan itu (tarik rem darurat)," ujar Dwi saat dikonfirmasi, Kamis (27/1/2022).
Terkait kondisi ini, Dwi menyatakan pihaknya selalu rutin melakukan analisa. Ia juga menyebut Pemprov DKI terus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat mengenai level PPKM setiap pekan.
"Selain tiap hari, kan tiap minggu dalam bentuk penetapan level PPKM yang juga berkoordinasi denhan pusat tentunya. Jadi seperti itu tentunya melihat kondisi saat ini," jelasnya.
Selain itu, penarikan rem darurat disebutnya tidak bisa sembarangan dilakukan. Ada sejumlah faktor yang menjadi perhatian seperti penambahan kasus, ketersediaan tempat tidur di rumah sakit, hingga titik penyebarannya.
"Jadi rekomendasi dari kami kan, kami selalu bahas dan sampaikan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kritik Sumur Resapan di Jakarta, Ketua DPRD DKI Sarankan untuk Ternak Lele Saja
-
Hati-hati! Ini Gejala Varian Omicron yang Bertahan Lama Meski Hasil Tes Negatif
-
Satgas Covid-19 Jelaskan Delapan Karakteristik Varian Omicron, Nomor Dua Dan Lima Perlu Diwaspadai
-
Kasus COVID-19 Naik, PTM di Tangsel Tetap 100 Persen, Dibagi 2 Sesi
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Berani! Anggota DPR Polandia Pamer Bendera Israel Bergambar Nazi di Sidang Parlemen
-
Menaker Dorong Balai K3 Perkuat Pencegahan, Tekan Angka Kecelakaan Kerja
-
Dalih Akses Sulit, Pasukan Oranye di Matraman Sapu Sampah ke Sungai: Langsung Kena SP1
-
Bela Donald Trump, Ketua DPR AS Sebut Paus Leo XIV Harusnya Siap Dikomentari
-
PM Armenia Pamer Kedeketan dengan Rusia, Komunikasi Sangat Intensif
-
Janji Xi Jinping kepada Trump: Pastikan Tak Ada Pasokan Senjata China untuk Iran
-
Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai
-
Kisah Siswa Pulau Batang Dua Tempuh Ujian Kelulusan di Tenda Pengungsian
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen