Suara.com - Petugas pemadam kebakaran kerap menuai pujian dari masyarakat karena dinilai selalu bisa diandalkan untuk membantu masyarakat selain memadamkan api kebakaran.
Seperti seorang petugas pemadam kebakaran dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @jurnalisjunior, Kamis (27/1/2022).
Dalam video tersebut, petugas damkar terlihat sedang menyelamatkan nyawa anak kucing. Ia memberikan napas buatan untuk kucing yang diduga hampir mati.
"Terima kasih pak pemadam kebakaran, the real pahlawan tanpa tanda jasa," tulis keterangan akun seperti dikutip Suara.com, Kamis (27/1/2022).
Tidak diketahui musibah yang dialami oleh anak kucing tersebut, namun dalam video anak kucing itu tampak sangat basah seperti baru saja tercebur.
Petugas pemadam kebakaran ini membawa tubuh anak kucing ke genggamannya. Kucing itu tampak sangat lemas dan tidak berdaya saat di tangan petugas damkar.
Ia terus menggoyang-goyangkan dan menepuk-nepuk badan anak kucing yang berwarna putih itu. Petugas damkar juga memberi CPR atau napas buatan kepada anak kucing.
Petugas damkar terus berusaha menggoyangkan tubuh kucing kecil dan terus memanggilnya untuk memastikan kucing malang itu masih hidup dan bernapas.
Tidak ada respons dari anak kucing, petugas pemadam kebakaran terus mengulangi memberi napas buatan untuk anak kucing tersebut.
Baca Juga: Terekam CCTV, Rombongan Emak-emak Maling Baju di Butik, Publik: Gaya Elit Ekonomi Sulit
Meski anak kucing sempat membuka matanya, anak kucing itu lalu memejamkan matanya kembali hingga petugas damkar ini tidak menyerah untuk memberi nafas buatan agar kucing itu tidak lemas.
Aksi petugas damkar menyelamatkan anak kucing yang malang itu juga disaksikan oleh sejumlah warga setempat yang berada di lokasi kejadian.
Peristiwa itu juga menuai perhatian warganet. Aksi petugas pemadam kebakaran yang berusaha menyelamatkan nyawa anak kucing itu mendapat pujian dari warganet.
"Masyaallah, panjang umur sehat selalu orang baik," tulis salah seorang warganet di kolom komentar memberi pujian kepada petugas damkar.
"Masyallah," komentar salah satu warganet.
Berita Terkait
-
Terekam CCTV, Rombongan Emak-emak Maling Baju di Butik, Publik: Gaya Elit Ekonomi Sulit
-
Viral Cewek Bonceng Ojol Mau Periksa ke RSJ, Ucapan Driver Nyelekit Bikin Sakit Hati
-
Viral Spanduk Toko Kelontong Tema Ikatan Cinta, Foto Mas Al Buat Warganet Salfok: Salah Server
-
Anak SMA Pamer Bawa Pikap ke Sekolah, Penampakan Mobilnya Bikin Warganet Tercengang
-
Mau Potong Rambut Kaya Fadly Faisal, Ekspektasi Lelaki Ini Ketinggian Saat Lihat Hasilnya
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi
-
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter
-
Arahan Megawati ke Kader PDIP: Kritik Pemerintah Harus Berbasis Data, Bukan Emosi
-
Sikap Politik PDIP: Megawati Deklarasikan Jadi 'Kekuatan Penyeimbang', Bukan Oposisi
-
PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD, Megawati: Bertentangan dengan Putusan MK dan Semangat Reformasi
-
KPK Segera Periksa Eks Menag Yaqut dan Stafsusnya Terkait Korupsi Kuota Haji
-
Diperiksa 10 Jam, Petinggi PWNU Jakarta Bungkam Usai Dicecar KPK soal Korupsi Kuota Haji
-
KPK Periksa Petinggi PWNU Jakarta, Dalami Peran Biro Travel di Kasus Korupsi Haji
-
Kuasa Hukum Roy Suryo Sebut Kunjungan Eggi Sudjana ke Solo 'Bentuk Penyerahan Diri'
-
PDIP Kritik Pemotongan Anggaran Transfer, Desak Alokasi yang Adil untuk Daerah