Suara.com - Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Ganjar Pranowo mendorong seluruh kader membantu percepatan program nasional gotong royong membangun kampung keluarga berkualitas (KKB). Isu stunting masih menjadi salah satu faktor yang berpengaruh.
"Kita akan coba turunkan stunting sehingga kader semuanya bergerak, maka kami yang ada di pemerintah ini diminta untuk bergerak," ujar Ganjar usai menebar benih ikan di Waduk Jatibarang, Semarang, Kamis (27/1/2022).
Bersama Hendrar Prihadi dan Hevearita Gunaryanto Rahayu serta sejumlah tokoh PDIP Semarang dan Jawa Tengah, Ganjar mengikuti kegiatan yang digelar virtual serentak seluruh Indonesia.
Sebagai kader yang mengemban tugas di pemerintah daerah, Ganjar juga terus mendorong agar warganya memiliki kesadaran tinggi untuk mendeteksi stunting sejak dini.
"Kami yang ada di pemerintah ini diminta untuk bergerak. Sehingga kita akan membuat kampung-kampung gotongroyong untuk mereka bisa mendeteksi sejak dini agar tidak terjadi stunting," ujarnya.
Benih ikan yang disebar merupakan bantuan dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
"Tadi kita menyebar benih ikan bantuan dari bu Mega dengan satu harapan nanti ini akan bisa kelak kemudian bisa dipancing, dinikmati, dibagikan kepada mereka yang membutuhkan," tuturnya.
Acara juga dihadiri Ketua Dewan Pengurus Pusat PDIP, Puan Maharani secara virtual. Ganjar mengatakan, pencegahan stunting tidak bisa lepas dari pentingnya menjaga asupan gizi dari ibu hamil.
"Ini (ikan) kan sumber gizi, sehingga ibu-ibu hamil itu kita harapkan asupan gizinya terjaga," ujar mantan anggota DPR RI itu.
Baca Juga: Tebar Benih Ikan Bareng Kader PDI Perjuangan, Ganjar Hadir Langsung, Puan Maharani Secara Virtual
Kader, lanjut Ganjar, juga diharapkan gotong royong membantu program yang dicanangkan pemerintah terkait persoalan itu. Di Jawa Tengah misalnya, ada program Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng.
"Kalau ibu Puan menyampaikan pidatonya bahwa ikan itu murah, gampang didapat, sepanjang masa, dan itu gizinya bagus sekali," ujarnya.
Ganjar mengatakan, menyebar benih ikan jadi salah satu cara paling strategis dalam upaya pencegahan stunting. Ganjar juga meminta kader untuk turut memperhatikan ibu hamil di lingkungannya, terutama agar gizinya tercukupi.
"Menurut saya ini bagian dari cara paling strategis kan memeliharanya juga gampang. mendapatkannya juga gampang. sehingga asupan gizinya cukup. kalau cukup semua ya insyaallah sih beres," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Tebar Benih Ikan Bareng Kader PDI Perjuangan, Ganjar Hadir Langsung, Puan Maharani Secara Virtual
-
PDIP Bakal Gelar Banteng Ride and Night Run, Uang Pendaftaran Bakal Dibelikan 1000 Sepeda untuk Guru
-
PDIP Usul Sosok yang Jadi Kepala Otorita IKN, Nama Ahok Disebut
-
IKN Baru di Kaltim, Hasto Kristiyanto Sebut Nama-nama Calon Kepala Otorita Nusantara Sudah Ditangan Jokowi
-
Pernah jadi Gubernur Jakarta, PDIP Sebut Ahok Penuhi Syarat jadi Pimpinan Ibu Kota Baru Nusantara
Terpopuler
Pilihan
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
Terkini
-
Lampu Hijau RUU BPIP: Surpres Sudah Terbit, Kapan Mulai Dibahas?
-
3 Cara AS Blokade Selat Hormuz, Nomor 2 Bisa Picu Rusia dan China Ikut Perang Terbuka
-
Rakitan Rasa Pabrik! Ki Bedil Maestro Senpi Ilegal Ternyata Jebolan Cipacing
-
Respons Seskab Teddy, Arifki Sebut Fenomena Inflasi Pengamat Jadi Cermin Oposisi Mandul
-
Alasan Tak Terduga Inggris Ogah Ikut Gerbong Trump Blokade Selat Hormuz
-
Iran Bongkar Taktik Licik AS di Islamabad, Kesepakatan Damai Gagal di Detik Terakhir
-
RDP DPR-BPIP Diwarnai Candaan, Willy Aditya Singgung Merger NasDem-Gerindra
-
Perundingan Islamabad Buntu, Iran Siap Ladeni AS di Selat Hormuz
-
Akademisi Kritik Istilah Inflasi Pengamat dari Seskab Teddy, Sebut Pemerintah Mulai Antikritik
-
Gus Ipul: Pemerintah Kaji Tambahan Bansos untuk Jaga Daya Beli Masyaa