Suara.com - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo tampil gagah dengan balutan pakaian adat nusantara, Kamis (27/1/2022). Ganjar tampil dengan balutan pakaian adat Lampung, yang ternyata oleh-oleh dari Lampung saat ia melakukan kunjungan kerja ke daerah itu, beberapa hari lalu.
Pakaian adat Lampung yang dikenakan Ganjar cukup sederhana. Ia memakai baju dan celana hitam yang dilengakapi dengan kopiah khas Lampung serta sarung tapis. Kopiah yang dikenakan Ganjar memiliki tonjolan di bagian depan, yang dikenal dengan model Manuk Meghem berwarna emas. Sarung yang dipakai juga serasi, yakni sulaman tapis berwarna emas yang membuat Ganjar nampak gagah saat mengenakannya.
Pakaian adat Lampung itu dipakai Ganjar selama seharian melaksanakan kegiatannya sebagai gubernur. Salah satu agendanya adalah menemui Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi. Ganjar sempat pamer kepada Mahyeldi tentang betapa indahnya pakaian adat Lampung dan pakaian adat nusantara lainnya.
“Ini baju adat Lampung, jadi kopiahnya menarik karena ada tonjolannya di depan. Iya, ini oleh-oleh saya dari Lampung kemarin,” kata Ganjar.
Ganjar mengatakan, saat kunjungan kerja ke Lampung pada Jumat sampai Sabtu, 20-21 Januari 2022, Ganjar memang berburu sejumlah pakaian adat Lampung. Selain dapat dari Bupati Pesawaran, ia juga membeli banyak kopiah dari pedagang. Kopiahnya beraneka ragam, karena di Lampung kopiah khasnya memiliki banyak jenis dan model.
“Saya kemarin juga beli banyak kopiah, saya pakai dan ternyata banyak yang tertarik. Pak bagi kopiahnya dong, tahu gitu kemarin saya borong banyak. Nanti saya beli lagi yang banyak, saya minta kirim secara online. Kemarin saya juga dapat kopiah yang ada tanduknya, saya tanya ini tanduk banteng atau apa, ternyata tanduk tapir. Dan setiap kopiah ini ada filosofinya, jadi sangat menarik,”Jelasnya.
Ganjar mengatakan, memang gemar mengoleksi pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia. Di Jateng, setiap Kamis seluruh ASN diwajibkan memakai pakaian adat Jawa, sementara setiap Kamis pekan keempat diwajibkan memakai pakaian adat nusantara.
“Dan pakaian adat dari Lampung ini kainnya bagus, tapisnya ini kelihatan mewah. Tentu ini menambah koleksi pakaian adat nusantara saya yang bisa saya pakai setiap Kamis pekan keempat,” pungkasnya.
Baca Juga: Selama 2021,Angka Stunting di Jawa Tengah Mencapai 20 Persen
Berita Terkait
-
Ganjar Pranowo Dorong Kader PDIP Bantu Percepatan Pembangunan KKB
-
Wow! Pemprov Jateng Buat Inovasi Lelang Ikan Elektronik, Ini Manfaat Bagi Nelayan
-
Tekan Angka Pengangguran di Jateng, Gubernur Ganjar Latih 30.000 Calon Entrepreneurship
-
Santap Nasi Jamblang Khas Cirebon, Gubernur Ganjar: Nagih Banget
-
Gubernur Ganjar Salurkan Bantuan untuk Kader PDIP di Brebes
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional