Suara.com - Indonesia saat ini telah memulai program vaksinasi COVID-19 dosis tiga alias booster dan untuk anak-anak usia 5-11 tahun. Terkhusus untuk anak-anak, berbagai sekolah pun menyelenggarakan program vaksinasi yang ditujukan bagi siswa-siswi mereka.
Namun acapkali para murid yang biasanya masih di tingkat TK dan SD ini tidak ingin divaksinasi. Mereka pun tanpa ragu memberontak bahkan bisa dengan berani melakukan kekerasan terhadap guru yang mencoba mengajaknya vaksinasi.
Hanya saja aksi dari gadis cilik yang terekam di video viral oleh akun TikTok @namakuary ini begitu luar biasa. Sebab bukan hanya memberontak sambil berteriak menangis, ia juga memukul bahkan menendang alat vital guru yang mencoba mengamankannya.
Situasi inilah yang terekam dalam video berdurasi 22 detik tersebut. Tampak seorang siswi SD dengan rambut panjang dikepang yang berteriak histeris lantaran enggan divaksinasi.
Seorang staf sekolah yang kemungkinan besar adalah gurunya lantas menghampiri gadis cilik itu. Sang guru mencoba bernegosiasi agar sang siswi berkenan untuk divaksinasi. Bahkan upaya sang guru coba dibantu juga oleh teman sekelas bocah itu, terbukti dari seorang siswa yang terlihat menghalangi rute kaburnya sang siswi.
"Akibat dipaksa vaksin (digambarkan dengan emoji), berujung tragis," ujar sang pemilik konten, seperti dikutip oleh Suara.com pada Jumat (28/1/2022).
Sang guru terlihat sudah berhasil meraih paksa siswi yang memberontak itu, tak peduli meski gadis cilik tersebut menangis histeris. Sang guru kemudian duduk di salah satu kursi, mencoba untuk bernegosiasi baik-baik dengan siswi yang memberontak tersebut, hingga sebuah kejadian tak terduga nan tragis terjadi.
Bagaimana tidak tragis bila "aset masa depan" sang guru ditendang dengan kekuatan penuh oleh siswi tersebut. Sang guru seketika memasang ekspresi kesakitan sedangkan siswi yang sejak tadi berusaha lepas dari cengkeraman tersebut segera kabur.
"Innalilahi wainnailaihi roji'un ," tulis pemilik akun TikTok itu singkat di kolom caption.
Meski sudah menjadi korban kekerasan nan tragis dari seorang siswi, namun kejadian itu malah disambut dengan tawa oleh warganet. Mereka menilai tidak seharusnya guru memaksa apabila memang siswi yang bersangkutan tak berkenan divaksinasi.
"Jangan terlalu di paksa sampai segitunya bisa traoma itu," ujar seorang warganet.
"Waduhh de pas bgt .. mangka nya kalo anak udah ga mau udah jangan di paksa," lanjut warganet lain.
"Jangan paksa anak kecil, berilah hiburan bujuk dengan halus baru tindakan,, unsur pemaksaan adalah tindakan melanggar hukum," ungkap warganet.
"Kalau anak udah merontah-rontah, nangis, jangan dipaksa, suruh pulang aja, gimana sih guru maksa banget," timpal yang lain.
"Anakku kemarin di vaksin juga kayak gini ," seloroh warganet dengan pengalaman yang kurang lebih serupa.
Berita Terkait
-
Lagi Enak Nongkrong, Eh Malah Tak Sengaja Bertemu Wanita Teman Dekat Ayahnya, Publik: Ketemu Mama Baru
-
Viral di TikTok, Cara Pakai FacePlay, Kamu Bisa Punya Wajah Orang India, Italia, Jerman maupun China
-
Pemerintah Percepat Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun di Kabupaten Aceh Jaya
-
Kepala Desa Je'netallasa Optimistis Capai Target Vaksinasi 100 Persen
-
Sampai Cuma Bisa Istighfar, Warganet Ini Niat Beli Ayam Goreng, yang Datang Malah 'Gombal Crispy'
Terpopuler
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
Terkini
-
KSAD Minta Keluarga Prajurit TNI yang Bertugas di Lebanon Tak Risau: Doakan Saja
-
Menjangkau Area Terisolir, Tito Pastikan Bantuan Tersalurkan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi
-
Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur, Menlu Sugiono Mengutuk Keras Serangan Terhadap Pasukan UNIFIL
-
Tinjau Aceh Tamiang, Tito Karnavian Pastikan Penanganan Pengungsi Dipercepat
-
SBY Hadiri Upacara Pelepasan 3 Jenazah Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Haru Saat Hampiri Keluarga
-
Prabowo Beri Ucapan Belasungkawa ke Keluarga dan Penghormatan ke 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Puluhan Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan Makanan, BGN Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan
-
Gugur Akibat Serangan Artileri di Lebanon, Jenazah 3 Prajurit TNI Tiba di Bandara Soetta Sore Ini
-
Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah