Suara.com - Perempuan bernama Tina hanya mengelus dada setelah mengetahui sepeda motor suaminya yang menjadi sumber mata pencarian keluarga hangus terbakar dan hanya tinggal rangka.
Hal itu terjadi akibat si jago merah yang melalap pemukiman padat penduduk yang berada Jalan Pangeran Jayakarta, Gang Budi Rahayu I, Mangga Dua Selatan, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Kamis (27/1/2022) malam.
Sepeda motor merek Honda Vario milik suaminya itu mereka beli secara kredit baru saja lunas dua bulan yang lalu.
"Biasa sehari-hari dipake suami saya untuk ojek online. Baru lunas dua bulan yang lalu," kata Tina saat ditemui wartawan di lokasi, Jumat (28/1/2022).
Kekinian perempuan berusia 31 tahun tersebut hanya bisa pasrah. Ia berharap nantinya mendapat rezeki kembali agar bisa membelinya kembali.
"Berasa lah ya, namanya kita ngojek pencarian suami sehari-hari. Makanya saya nyesek" kata dia.
Tina mengatakan suaminya tidak sempat menyelamatkan sepeda motor itu karena api yang sudah membesar.
"Pas keingat, motornya sudah terbakar hangus setengah," ujar Tina.
Pada saat kebakaran terjadi Tina mengatakan dia bersama suaminya, serta anak dan keponakannya sedang tertidur. Namun dia tiba-tiba terusik, dengan suara adiknya berteriak kebakaran.
"Saya enggak percaya, pas saya buka jendela, sudah ngepul di atas saya enggak tahu itu kejadiannya seperti apa. Ternyata benar, langsung ke bawah," ujar Tina.
Saat itu Tina dan suaminya langsung mengevakuasi seluruh anggota keluarganya. Syukur bagi dia, mereka semua selamat.
"Adalah beberapa barang-barang yang terselamatkan. Harta benda sudah nomor dua, yang penting kami semua selamat itu nomor satu," ujarnya.
Kekinian rumah Tina yang berlantai dua hanya sisa puing-puing, bahkan sudah hampir rata dengan tanah dan tak berbentuk.
Total sebanyak 38 rumah hangus terbakar, dan beberapa diantaranya hampir rata dengan tanah dan tak berbentuk.
Lurah Mangga Dua Selatan, Agata Bayu Putra, mengatakan untuk sementara puluhan warga yang kehilangan tempat tinggalnya ditempatkan ke lokasi pengungsian.
Berita Terkait
-
Kebakaran Hanguskan 9 Kios Dagangan di Pasar Rebo Gegara Kompor Gas Warung Pecel Lele
-
Momen Petugas Damkar Kasih Napas Buatan Kucing, Bikin Haru
-
Terbangun karena Teriakan Kebakaran, Cerita Djunaedi Warga Sawah Besar Lolos dari Maut usai Naik Loteng Tetangga
-
Bantu Evakuasi Warga saat 3 RT di Mangga Dua Sawah Besar Terbakar, 2 Anggota PPSU Malah Masuk RS
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Atasi Sampah Cilincing, Pemprov DKI Bakal 'Sulap' Limbah Kerang Jadi Material WC
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
Baleg DPR Sepakati Perubahan Prolegnas 2026, Ada Lima RUU Baru Masuk Ini Daftarnya!
-
22 Tahun Nasib PRT Dipingpong, RUU PPRT Kini Terkatung-katung di Tangan Pemerintah
-
Sopir Ambulans Kena Order Fiktif Debt Collector, Berujung Disuruh Tagih Utang
-
BNI Lepas Timnas ke Thomas & Uber Cup 2026, Tegaskan Komitmen Jaga Tradisi Juara
-
KSPI Boikot May Day di Monas, Tagih Janji Presiden soal RUU PPRT
-
Gubernur Pramono Lantik Serentak 11 Pejabat DKI: Syafrin Liputo Resmi Jadi Wali Kota Jaksel
-
Drama 13 Hari Siswi SMK Bekasi Hilang Usai Diusir Ibu, Berhasil Dilacak Lewat Sinyal HP
-
Bukan Cuma Fisik, Chat Mesum Termasuk Kekerasan Seksual: Pakar Soroti Kasus Mahasiswa UI