Suara.com - Aksi bapak yang menggunakan mesin cuci di rumahnya baru-baru ini menggegerkan warganet. Bagaimana tidak, sang bapak memakai mesin cuci bukan untuk mencuci baju, tetapi makanan.
Momen ini dibagikan oleh anak gadisnya di akun TikTok @/ayuwell28. Kelakuan bapak tersebut langsung menjadi viral dan masuk ke dalam konten FYP TikTok.
"Bapak ku emang beda," tulis sang anak dengan emoji menangis sebagai keterangan TikTok seperti dikutip Suara.com, Sabtu (29/1/2022).
Dalam video, terlihat sang anak merekam mesin cuci yang sudah dinyalakan oleh bapaknya. Ia begitu terkejut saat melihat isi mesin cuci bukan baju yang berputar-putar.
Mesin cuci tersebut justru berisi kacang kulit milik sang bapak. Ternyata, bapaknya mencuci kiloan kacang kuling dengan menggunakan mesin cuci.
Tidak jelas apa tujuan sang bapak melakukan hal anti mainstream tersebut. Namun, air yang digunakan untuk mencuci kacang di mesin cuci sudah berubah menjadi cokelat dan keruh.
"Mesin cuci buat nyuci baju (tidak). Mesin cuci buat nyuci kacang kulit (iya)," lanjut sang anak.
Pemandangan itu begitu membuat anak gadis bapak itu syok dan terkejut. Ia pun hanya bisa menangis melihat ratusan kacang berputar-putar dalam mesin cuci dengan air berwarna cokelat.
Sontak, aksi bapak itu yang mencuci kacang kulit dengan mesin cuci lansung mendapatkan atensi warganet. Hingga berita ini dipublikasikan, video tersebut sedikitnya telah disaksikan 200 ribu kali dan mendapatkan 14 ribu tanda suka.
Baca Juga: Viral Guru SMP Surabaya Pukul Muridnya di Depan Kelas, Anggota Dewan Ini 'Ndredeg' Lihat Videonya
Warganet juga membanjiri unggahan tersebut dengan beragam komentar kocak. Tidak sedikit yang penasaran dengan tujuan sang bapak sampai hasil kacang kulit yang dicuci dengan mesin cuci.
"Bapaknya memanfaatkan barang dengan sangat baik," puji warganet.
"Apa nggak rusak itu mesin cucinya?" tanya warganet.
"Ketahuan emak auto habis," tegur warganet.
"Dan aku pernah melakukannya lalu dimarahi emak," tambah yang lain.
"Dikasih deterjen estetik kali ya," celutuk warganet.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Guru SMP Surabaya Pukul Muridnya di Depan Kelas, Anggota Dewan Ini 'Ndredeg' Lihat Videonya
-
Reaksi Tak Terduga Warganet Lihat Nagita Slavina Kenakan Hijab Syar'i Saat Bertemu Ustaz Khalid Basalamah
-
Diduga Ingin Berfoto di Atas Motor Penjual Es, Ibu-ibu Ini Malah Bikin Dagangan Tumpah Semua
-
Viral, Bocah Terkunci di Dalam Mobil, Netizen Ramai-ramai Soroti Peran Ibu
-
Viral Belasan Kloset Berjejeran Tanpa Sekat di WC, Warganet: BAB Berjamaah
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
-
Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma
-
Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi
-
Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas
-
Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo
-
PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah
-
Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor
-
Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat
-
Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja
-
Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura