Suara.com - Partai Golkar menjadi Partai dengan tingkat popularitas dan kedisukaan tertinggi dalam hasil survei nasional yang digelar oleh lembaga Trust Indonesia Research & Consulting. Partai Golkar meraih 93,9 persen menggungguli PDIP yang hanya meraih 92,3 persen.
Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Trust Indonesia Research & Consulting Azhari Ardinal dalam pemaparan hasil survei nasional TRUST Indonesia dengan tema Indonesian Outlook 2022: Membaca Lanskap Politik Indonesia 2024 yang digelar di Jakarta, Senin, (31/1/2022).
“Tingkat popularitas partai politik tertinggi diraih oleh Partai Golkar 93,9 persen disusul oleh PDIP 92,3 persen dan partai Gerindra dengan 91,6 persen,” jelas dia dalam paparannya.
Selain itu, kata dia, tingkat kedisukaan tertinggi diraih oleh partai Demokrat dengan 66,8 persen, disusul oleh partai Gerindra, 65,9 persen dan partai Golkar 61, 5 persen.
Sedangkan tingkat elektabilitas partai politik tertinggi hari ini diraih oleh PDIP 21,8 persen disusul Partai Gerindra 17,3 persen dan Partai Golkar 10,6 persen.
Masih ada 13,3 persen yang belum menentukan pilihan atau undecided voters
Dalam survei itu, ia mengungkapkan, alasan utama responden memilih partai politik adalah lantaran sudah terbiasa memilih partai dan sejak dulu sebanyak 23,4 persen.
“Pengaruh tokoh agama / masyarakat (10,7 persen),” jelas dia.
Ia membeberkan, alasan lain responden pindah dalam memilih partai politik dikarenakan ada tokoh partai lain yang disukai sebanyak 22,8 persen.
“Dan biasanya partai yang sebelumnya dipilih tidak menempati janji dengan 16,6 persen,” papar dia.
Baca Juga: PDIP Dianggap Bela Ahok, Muslim Arbi Wanti-wanti: Ini Berbahaya
Trust Indonesia Research & Consulting melakukan survei nasional pada tanggal 3-12 Januari 2022 secara offline atau tatap muka.
Jumlah responden dalam survei ini sebanyak 1200 yang diambil secara proporsional berimbang (50:50) laki-laki dan perempuan berdasarkan basis tempat pemungutan suara (TPS) by name, by addres.
Populasi survei ini adalah warga negara Indonesia (WNI) yang berdomisili di 34 provinsi dan telah mempunyai hak pilih yaitu berusia 17 tahun ke atas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan
-
Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir
-
Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah
-
Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia
-
Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'
-
Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah