Suara.com - Sejumlah orang sudah ditetapkan menjadi tersangka kasus penipuan berkedok investasi di Lamongan, Jawa Timur.
Senin (31/1/2022), kemarin, 15 korban baru melaporkan penipuan kepada Polres Lamongan.
FNI yang usia kehamilannya sembilan bulan menjadi salah satu korban yang ikut melapor ke polisi.
Perempuan berusia 21 tahun asal Klojen, Kota Malang, mengalami kerugian Rp170 juta yang dia setorkan kepada reseller sejak 10 Desember 2021 sampai 7 Januari 2022.
Uang itu sebenarnya disiapkannya untuk biaya persalinan.
“Suami dan keluarga saya tahu jika saya menjadi korban investasi bodong. Namun nominalnya masih saya rahasiakan, karena saya takut mereka akan kaget dan sedih jika mengetahuinya,” kata FNI.
Berbagai usaha sudah dia lakukan untuk membuat reseller AR -- sekarang jadi salah seorang tersangka -- untuk mengembalikan uang.
Di antaranya, pada 8 Januari 2022, dia mendatangi rumah AR di Kecamatan Sekaran, tetapi yang bersangkutan tak ada di rumah.
Sampai akhirnya FNI lelah sendiri mengejar AR. Ternyata korbannya ada belasan orang yang berasal dari berbagai kota di Jawa Timur.
Baca Juga: Kisah Empat Perempuan: Gagal Mencuri Daster, Malah Kehilangan Sepeda Motor
Mereka pun bersama-sama melapor kepada polisi dengan didampingi kuasa hukum Wellem Mintarja.
“Ada 15 korban yang melaporkan. Kami diberi kuasa tertanggal 26 Januari 2022 lalu. Kami mewakili para klien yang menjadi korban investasi bodong untuk melaporkan ke polisi agar segera ditindaklanjuti sehingga para korban mendapat keadilan dan perlindungan hukum,” kata Wellem Mintarja.
Bagaimana cara kerja pelaku
FNI pertamakali ketemu AR ketika mereka sama-sama menonton pertandingan sepak bola Persela lawan Arema di Stadion Kanjuruhan Malang pada tahun 2018.
Mereka berkenalan dan semenjak itu melakukan komunikasi.
Pada 10 Desember 2021, AR menyebarkan promosi investasi melalui Instagram. Dia menjanjikan berbagai keuntungan bagi siapa saja yang bergabung.
Berita Terkait
-
Sepenggal Kisah dari Tanah Persinggahan
-
Cerita Perempuan di Dunia Riset, Membuktikan Karier dan Keluarga Bisa Sejalan
-
Panen Uang Rp7 Juta Hasil Nabung Setahun di Pintu: Kok Gak Dimakan Rayap?
-
Viral Perempuan Diceraikan Sehari Usai Melahirkan, Suami Balikan ke Mantan
-
4 Artis Ungkap Kisah Hidup Lewat Buku, Jauh Sebelum Aurelie Moeremans
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Terbukti Lakukan Kekerasan, Mahasiswa UNISA Yogyakarta Diskors 2 Semester dan Terancam DO
-
Ringankan Beban Orang Tua, Program Pendidikan Gratis Gubernur Meki Nawipa Disambut Positif
-
Prabowo di Mujahadah Kubro NU: Pemimpin Tak Boleh Dengki dan Cari-cari Kesalahan Orang Lain
-
Kampung Haji Segera Hadir, Prabowo Tekadkan Niat Tingkatkan Pelayanan dan Turunkan Biaya
-
Prabowo Diminta Tarik Lagi 57 Eks Pegawai KPK, Yudi Purnomo: Jika Perintah Presiden, Saya Kembali
-
KPK Hattrick Gelar OTT, Yudi Purnomo: Bukti Gaji Besar Tak Cukup Bendung Kerakusan Koruptor
-
Silsilah Jeffrey Epstein, Keluarganya dari Yahudi Terpandang
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki