Suara.com - Beberapa waktu lalu sebuah tempat karaoke dan hiburan malam di Kota Sorong, Papua Barat, yakni Double O, menjadi korban perseteruan kelompok masyarakat. Gedung tersebut dibakar oleh massa dan menyebabkan belasan nyawa melayang karenanya.
Tentu peristiwa itu menimbulkan duka mendalam, terutama bagi keluarga dan kerabat yang ditinggalkan. Tak terkecuali seorang anak laki-laki kecil yang disebut sebagai putra dari salah satu korban meninggal di insiden nahas itu.
Sang bocah dikabarkan masih rutin mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Bahkan bukan hanya itu, ia juga selalu menanyakan keberadaan mendiang ibundanya, menegaskan rasa tidak terimanya mendapati sang cinta pertama telah pergi meninggalkannya untuk selama-lamanya.
Kisah pilu ini dibagikan oleh seorang pengguna Instagram yang kemudian dipublikasikan ulang di akun media sosial Humas Polda Papua Barat. Dalam foto yang kemudian menjadi viral, tampak sang bocah berkaus hitam yang tertunduk menangis sembari dipeluk seorang petugas kepolisian.
"Anak dari korban.. datang ke tkp.. selalu menangis dan menanyakan mamanya.. mau ketemu mamanya," seperti itulah bunyi keterangan yang tercantum di postingan asli dari Instagram @iart_picture.
Keterangan ini juga kembali diulangi di kolom caption unggahan TikTok Humas Polda Papua Barat, seperti dikutip Suara.com pada Rabu (2/2/2022). "Anak dari ibu salah satu korban yang selalu datang ke tkp menanyakan ibunya dimana. Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya," tulis Humas Polda Papua Barat.
Tak pelak hati warganet pun ikut tersentil dengan duka yang dialami oleh anak kecil tersebut. Apalagi karena ia ditinggalkan di usia yang sangat belia, usia di mana seharusnya ia masih diasuh langsung oleh sang ibunda.
"Pintar bangett anak baik ini, sopan dan sabar banget. Aku tau dia karena dia bareng sepupu aku di sorong. Regan anak pintar yah Nak,, Mama kamu pasti bangga punya kamu sayang," tulis seorang warganet yang tampaknya mengenal sosok bocah malang tersebut.
"Kehilangan ibu seakan-akan hilang separoh nafas kita. Saya sangat paham apa yang adek rasakan. Yang sabar ya de. Semoga kau jadi anak yang baik," kata warganet lain.
"Niat hati ibu nya..pergi mencari nafkah tapi malah jadi harus meninggalkan keluarga dengan cara seperti itu," komentar warganet.
"Yang sabar ya nak...gak tega lihat anaknya... semoga para korban tenang disisiNYA...," imbuh warganet.
"Mama sudah bahagia di surga. Kamu akan baik-baik saja di dunia nak...," timpal yang lainnya.
Video selengkapnya bisa disaksikan di sini.
Berita Terkait
-
Viral Pemotor Tremor Lewat Jembatan, Penampakannya Bikin Ngeri: Senggol Dikit Auto Beda Alam
-
Kesal Dua Tetangga Adu Speaker Pagi-pagi, Cowok Ini Balas Pakai Lagu Shopee COD
-
Viral Wanita Keluhkan Fasilitas Jorok di Asrama Haji Surabaya, Ngaku Dipaksa sampai Dijemput Mobil Satpol PP
-
Terekam CCTV, Viral Aksi Wanita Main Buang Dagangan Orang di Jalan, Warganet Tak Habis Pikir
-
Viral Dua Pria di Palu Tega Seret Anjing Hidup-hidup Naik Motor, Tuai Kecaman Publik
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?