Suara.com - Sebanyak 30 warga Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, dikarantina di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, setelah terkonfirmasi positif COVID-19 dari hasil tes usap sepulang melakukan ibadah umrah di Tanah Suci.
Saat tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara Jense Grace Makisurat dilakukan tes usap terhadap rombongan jamaah umrah.
Setelah dilakukan tes usap, 30 orang terkonfirmasi positif COVID-19 dan langsung dikarantina di Wisma Atlet Kemayoran.
Rombongan jamaah umrah asal Kabupaten Penajam Paser Utara tersebut akan diizinkan pulang setelah dinyatakan sembuh.
"Jamaah umrah yang positif COVID-19 itu akan dipulangkan setelah menjalani pemeriksaan kesehatan di Wisma Atlet," ujarnya.
"Ketika kembali ke Kabupaten Penajam Paser Utara tidak diperiksa lagi karena sudah dikarantina di Wisma Atlet."
Dengan adanya 30 jamaah umrah terpapar COVID-19 tersebut membuat daftar kasus infeksi virus corona di Kabupaten Penajam Paser Utara mengalami lonjakan signifikan.
Jamaah umrah yang terkonfirmasi terpapar virus corona, ungkapnya, merupakan rombongan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kabupaten Penajam Paser Utara.
"Asisten I ikut diisolasi di Wisma Atlet Jakarta karena juga terkonfirmasi terpapar COVID-19 dari hasil tes usap," katanya.
Baca Juga: Malaysia Resmi Buka Kembali Ibadah Umrah Mulai 8 Februari 2022
Warga terkonfirmasi positif COVID-19 yang berada di Kabupaten Penajam Paser Utara, kata dia, menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.
"Masyarakat harus tetap patuh atau taat menerapkan protokol kesehatan kendati sudah divaksinasi COVID-19," kata Grace Makisurat. [Antara]
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara