Suara.com - Kevin Sanjaya menjadi salah satu atlet profesional yang kerap kali memenangkan ajang perlombaan bulu tangkis. Dari tingkat Asia hingga dunia, kemampuannya sudah tidak perlu diragukan lagi. Tak heran jika ia masuk dalam daftar atlet terkaya, lalu berapa jumlah kekayaan Kevin Sanjaya?
Selain itu jumlah kekayaan Kevin Sanjaya pun dicari-cari publik yang penasaran lantaran atlet ini dikabarkan tengah memiliki hubungan dekat dengan putri konglomerat, Hary Tanoesoedibjo, yaitu Valencia Tanoesoedibjo.
Pebulutangkis ganda putra Indonesia ini telah berhasil menjuarai All England sebanyak dua kali bersama rekannya Marcus Fernaldi Gideon. Diantaranya yaitu tahun 2017 dan 2018, juara Indonesia Open dua kali tahun 2018 dan 2019, hingga menggondol medali emas Asian Games 2018.
Tidak hanya mengandalkan penghasilan dari bulu tangkis saja, Kevin juga merambah di dunia bisnis. Ia juga kerap kali menjadi bintang iklan sebuah produk. Selain itu, ia juga membuka endorse di akun instagram memiliknya yang diikuti lebih dari 2 juta followers.
Sumber Kekayaan Kevin Sanjaya
Terhitung ada tiga sumber kekayaan Kevin Sanjaya sebagai atlet bulu tangkis. Diantara yaitu dari hadiah juara internasional yang berhasil ia raih. Tak tanggung-tanggung hadiah itu jika dirupiahkan bisa mencapai milyaran rupiah.
1. Hadiah Pertandingan
Bayangkan saja pada 2019 silam ia bersama Marcus berhasil meraih sembilan juara, wow. Melansir dari situs BWF, Kevin/Marcus menjadi atlet dengan penghasilan terbesar yaitu 252,9 ribu dolar AS atau sekitar Rp 3,5 miliar rupiah.
Kevin sendiri pada kejuaraan All England berhasil membawa pulang trofi dan juga uang sebesar 74 ribu dolar AS atau sekitar Rp 1,1 miliar rupiah.
Baca Juga: Sumber Kekayaan Valencia Tanoesoedibjo, Pacar Kevin Sanjaya Punya Kantor Mewah dengan Helipad
2. Sponsor
Kemudian penghasilan Kevin bertambah berkat bonus dari sponsor. Ia tidak hanya mendapat uang dari brand yang mensponsorinya, tetapi juga mendapat peralatan tanding. Tak hanya itu, jika berhasil memenangkan turnamen dia akan mendapat bonus.
3. Bonus dari Pemerintah
Pemasukan Kevin juga berasal dari bonus yang diberikan pemerintah. Bahkan saat Kevin/Mercus memenangkan All England, Kemenpora RI memberikan Rp 250 juta pada keduanya.
Tak tanggung-tanggung dari kejuaraan Asian Games ia berhasil memperoleh mendali emas. Diperkiran ia mendapat bonus sebesar Rp 2 miliar.
Berdasarkan jumlah kemenangan dan bonus yang ia peroleh sepanjang tahun 2019, penghasilan Kevin Sanjaya mencapai Rp 8 miliar hingga Rp 9 miliar. Belum termasuk penghasilan dari ia membintangi iklan, produk minuman dan endorsmennya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara