Suara.com - Tentu Anda sudah mendengar nama seorang Israel yang belakangan mengemuka, Simon Leviev. Nama ini muncul bersama dengan rilisnya film The Tinder Swindler di platform Netflix, yang menceritakan kisah hidup dan sepak terjang crazy rich palsu menipu para wanita di aplikasi kencan. Tapi siapa Simon Leviev sebenarnya?
Kisah Penipuan Besar
The Tinder Swindler sendiri berkisah mengenai cerita hidup Simon Leviev, seorang yang terlihat kaya raya dan berhasil memikat banyak orang melalui aplikasi kencan, Tinder. Di sana, ia berhasil membohongi banyak orang dan mengeruk keuntungan dengan jumlah fantastis.
Meski demikian, kisahnya berakhir pada 2019 lalu, ketika akhirnya Simon Leviev ditangkap oleh aparat di Praha setelah dilaporkan oleh mantan kekasihnya yang mengetahui modus Simon Leviev. Ia dikurung di penjara Israel, namun kini Simon Leviev dikabarkan sudah bebas dan menjadi seorang konsultan.
Lalu Siapa Simon Leviev Sebenarnya?
Setelah berhasil dikuak dan ditelusuri riwayat dari Simon Leviev sendiri, diketahui bahwa ia adalah seorang pria Israel yang memiliki nama asli Shimon Yehuda Hayut. Dengan latar belakang keluarga Yahudi ortodoks, ia dan keluarganya hidup di Tel Aviv.
Melihat kondisi keluarganya sendiri, sebenarnya ia adalah putra seorang rabi. Ia beberapa kali diketahui terlibat masalah hukum sejak usia muda, bahkan kejahatan serius seperti pemalsuan cek, identitas, hingga paspor.
Ia berhasil bebas dari kurungan, dan kembali melakukan pemalsuan identitas dengan nama Simon Leviev, lalu pergi ke Eropa. Di sini kisah hidupnya dimulai hingga akhirnya didokumentasikan dengan film The Tinder Swindler.
Dituntut di Banyak Negara
Baca Juga: Berkat Perannya di 'All of Us Are Dead,' Popularitas Aktor Yoo In Soo Semakin Meroket di Instagram
Munculnya film ini sendiri, selain mengangkat nama Simon Leviev, juga menjadikannya menerima banyak sekali tuntutan dari berbagai negara. Mulai dari Swedia, Inggris, Jerman, Denmark, hingga Norwegia. Ia dituntut dengan kasus penipuan yang dilaporkan korbannya di berbagai negara tersebut.
Simon Leviev yang bebas pada tahun 2020 lalu kemudian justru terkenal sebagai konsultan bisnis yang membuka jasanya untuk siapa saja yang perlu berkonsultasi. Meski demikian tentu catatan buruknya di masa lalu tak akan terhapus.
Itu tadi sedikit pengetahuan mengenai siapa Simon Leviev dan bagaimana kisah hidupnya yang terbilang unik. Semoga artikel ini berguna, dan selamat beraktivitas kembali!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
Berkat Perannya di 'All of Us Are Dead,' Popularitas Aktor Yoo In Soo Semakin Meroket di Instagram
-
Tengah Booming, Apakah Series Netflix Korea 'All of Us Are Dead' Layak Ditonton?
-
5 Fakta Drama Korea 'All of Us Are Dead,' Variasi Zombie hingga Latihan Fisik
-
9 Pesan Moral dari Series All Of Us Are Dead
-
Ulasan Film Extraction, Aksi Penyelamatan Sandera oleh Tentara Bayaran
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak
-
Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'
-
Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah
-
Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur
-
Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India
-
Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!
-
Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang
-
Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!
-
Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara
-
Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!