Suara.com - Aksi pria yang terinfeksi virus corona baru-baru ini membuat warganet geram. Pasalnya, pria itu bukannya menjalani isolasi mandiri, tetapi justru tetap wisata di sejumlah destinasi Kota Batu dan Malang, Jawa Timur.
Peristiwa ini dibagikan oleh akun Twitter @AREAJULID. Akun ini membagikan tangkapan layar berupa status Facebook milik pasien Covid-19 tersebut.
"Apakah sengaja membuat kita emosi?" cuit akun ini sebagai keterangan Twitter seperti dikutip Suara.com, Minggu (6/2/2022).
Dalam tangkapan layar itu, pria itu mengakui akan berwisata ke Bali bersama keluarganya. Namun, ia mengurungkan niatnya saat akan menyeberang dengan kapal feri di Gili Ketapang.
Ternyata, pria ini mendapatkan hasil positif Covid-19 saat dites. Alhasil, ia tidak bisa memenuhi syarat perjalanan dengan menyeberang dengan kapal feri.
"Batal ke Bali karena mau nyeberang feri di Gili Ketapang malah positif Covid-19," tulis pria ini dalam statusnya.
Bukannya melakukan isolasi, pria ini justru mencari destinasi wisata lain bersama keluarganya. Ia memutuskan untuk berwisata keliling Kota Batu dan Malang dalam kondisi positif Covid-19.
"Akhirnya keliling Batu-Malang dan sekitarnya. Ternyata banyak destinasi belum dikunjungi," aku pria ini.
Tak sampai di situ, pria ini bahkan membagikan sejumlah foto saat ia dan keluarga berjalan-jalan di salah satu pusat perbelanjaan di Malang. Ia asyik berbelanja meski sadar kondisinya bisa membahayakan orang-orang sekitar.
Baca Juga: Kejati Bali Tangkap I wayan Sujena, Terpidana Kasus Penipuan
Sebagai pembelaan, pria ini mengatakan varian virus corona Omicron memiliki gejala ringan, tidak seperti Delta. Ia juga mengakui dirinya sebelumnya juga pernah terinfeksi virus corona varian Delta.
Hal itu membuatnya hampir tidak merasakan gejala Covid-19 saat ini, sehingga santai berjalan-jalan bebas. Sejauh ini, ia hanya merasakan tenggorokan gatal seperti mengalami radang.
Ia ternyata juga mengalami gejala bersin-bersin. Kendati demikian, semua gejala itu dianggapnya ringan sehingga ia tetap yakin untuk berjalan-jalan dengan kesadaran bisa menularkan penyakitnya.
"Omicron kali ini ringan gejalanya, mungkin karena alumni Delta sebelumnya jadi hampir tak terasa. Gejalanya tenggorokan guatel agak sakit seperti radang, badan sumer dan bersin-bersin sedikit," ujarnya.
"Yah seperti divaksin Moderna lah. Tapi jalan-jalan teros. Next time Bali lah. Di toko lailai lailai panggil aku sih," pungkasnya.
Sontak, cerita pria itu yang berjalan-jalan dalam kondisi positif Covid-19 langsung mendapatkan atensi warganet. Hingga berita ini dipublikasikan, cuitan itu telah mendapatkan 500 retweet dan 2.500 tanda suka.
Warganet juga menyerbu kolom komentar dengan beragam kecaman. Mereka mengkritik sampai menghujat pria itu karena membahayakan keselamatan orang lain dengan mengacuhkan protokol kesehatan Covid-19.
"Ikhlas banget sih aku kalau orang kaya gini gak dapet bed di rumah sakit nanti. Soalnya goblo mendarah daging," kecam warganet.
"Dia kena delta udah, omicron udah, selanjutnya apa?" sentil warganet.
"Tapi kenapa ya kok ada orang dengan sengaja posting kayak gitu? Apakah emang dia beneran setolol itu? Pandemi udah 3 tahun lho, masa dia nggak tahu kalau ada sanksi?" komentar warganet.
"Udah tahu positif malah tetep jalan-jalan? Otak sama nuraninya udah gak ada keknya. Goblog," hujat warganet.
"Oh manusia modelan gini yang buat Malang naik statusnya bukan karena warga gak taat prokes. Sebagai warga Malang sedih sih, lagi-lagi kabupaten yang gak ada angin kabar positif tetiba sekolah dibuat pjj, apa gak kasihan sama anak-anak yang butuh PTM?" kritik warganet.
Video yang mungkin Anda lewatkan:
Berita Terkait
-
Kejati Bali Tangkap I wayan Sujena, Terpidana Kasus Penipuan
-
Gerindra Bali Bergerak Mendukung Prabowo Subianto Menjadi Calon Presiden RI
-
Cak Nun: Tuhan Bukan Orang Arab, Kelompok Ini Ditantang Lapor ke Polisi
-
Gerindra Bali Minta Prabowo Maju Jadi Capres 2024
-
Cewek Hobi Berlagak Jadi Zombie Sampai Kebanting, Teman Minta Tolong ke Netflix
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Ini Dia Sosok Koko Erwin, Bandar Sabu Kakap yang Diduga Setor Uang dan Narkoba ke Eks Kapolres Bima
-
Detik-detik Penangkapan Koko Erwin, Bandar Pemasok Narkoba ke Eks Kapolres Bima
-
Pendaftar Ganda Mudik Gratis Pemprov DKI 2026 Bakal Langsung Dicoret, Ini Syarat Lengkapnya
-
"Oleh-oleh" Prabowo Usai Keliling Dunia: Bawa Pulang Tarif 0% dari Trump hingga Teknologi Chip AI
-
1.000 Buruh Jabodetabek Geruduk DPR, Tuntut 5 Hal Ini!
-
150 Personel Dikerahkan! Ini Lokasi 10 Titik Rawan Gangguan Selama Ramadhan di Jakarta Selatan
-
Solusi Polemik Lapangan Padel di Jakarta: Relokasi ke Mal dan Kawasan Perkantoran
-
Wamensos Minta Gugus Tugas Mitigasi Transisi Sekolah Rakyat Permanen
-
Zainal Arifin Mochtar Ingin Belajar HAM, Natalius Pigai Siap "Ajari" Secara Live di TV
-
Pelarian Berakhir! Bandar Sabu Penyuplai Eks Kapolres Bima Diringkus Saat Hendak Kabur ke Malaysia