Suara.com - Dewan Pimpinan Daerah Partai Gerakan Indonesia Raya Provinsi Bali meminta Prabowo Subianto maju menjadi calon presiden pada pemilu 2024.
"Kami dari jajaran Partai Gerindra mulai bergerak untuk mendukung agar Prabowo bersedia maju menjadi capres pada pilpres mendatang," kata Ketua DPD Gerindra Provinsi Bali Made Muliawan Arya di sela perayaan HUT ke-14 Partai Gerindra di Denpasar, hari ini.
Muliawan mengatakan kader terus mendukung Prabowo untuk maju menjadi calon presiden, meskipun hingga saat ini Prabowo pun belum menjawab permintaan kader Gerindra untuk maju.
"Kami baru memohon ke Prabowo Subianto agar berkenan maju menjadi capres pada pilpres mendatang," kata Muliawan.
Muliawan mengatakan alasan Gerindra Bali meminta Prabowo maju karena melihat hanya Prabowo yang layak meneruskan program pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Ia mengharapkan ada perbaikan dan perubahan.
"Semenjak Pak Prabowo dalam pemerintahan semakin lengkap kabinet Pak Jokowi. Wajar, kami sebagai kader Gerindra. Kami berharap bahwa panutan kami bisa meneruskan apa yang menjadi program-program Pak Jokowi yang sudah bagus. Bahkan yang agar menjadi lebih bagus lagi," katanya. [Antara]
Berita Terkait
-
Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta
-
Prabowo Mau Bahasa Prancis Masuk Sekolah, Kebijakan Pendidikan Ikut Selera Penguasa?
-
Prabowo Minta Bahasa Prancis di Sekolah, JPPI: Belajar Bahasa Indonesia Saja Masih Susah
-
Kemenlu Cuma Jadi Tukang Catat? Pakar Kritik Diplomasi 'One Man Show' Prabowo
-
Prabowo Wajibkan Belajar Bahasa Prancis di Sekolah, Sandhy Sondoro Ngakak
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta
-
Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi
-
Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil
-
Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili
-
Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas
-
Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi
-
Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon
-
Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah
-
Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang
-
Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru