Suara.com - Meski masih pandemi COVID-19, agenda-agenda pernikahan sudah mulai banyak diselenggarakan di berbagai daerah. Dan tentu saja menyelenggarakan pernikahan diawali dengan menyebar undangan ke sanak saudara, teman, hingga para tetangga.
Begitu pula warganet yang membagikan pengalamannya di akun Twitter @convomf berikut ini. Dikutip dari caption yang disertakan, pengirim menfess mengaku mendapatkan undangan dari tetangganya.
Namun ia begitu terkejut kala membaca nama yang tertera sebagai penerima undangan. Nama ayahnya memang tertera sebagai penerima undangan, tetapi sosok yang mendampingilah yang membuatnya terkejut. Sebab alih-alih menuliskan nama ayahnya dan istri sebagai penerima, undangan tersebut malah ditujukan untuk nama ayah sang pengirim menfess beserta suami.
"Tetangga aku ngasih undangan buat bapak aku ," tulis pengirim menfess tersebut, dikutip Suara.com dari @convomf pada Senin (7/2/2022).
Tampak di undangan tertera tanggal pelaksanaan pernikahan, diikuti dengan kolom penerima undangan. "Kepada Yth. Bapak/Ibu/Saudara/i Bpk Ishak & Suami di Cinagara," demikianlah kutipan penerima yang disertakan di undangan.
Meski penyelenggara agenda pernikahan menyertakan permohonan maaf apabila ada kesalahan penulisan nama atau gelar, tetap saja undangan nyeleneh ini sukses membuat geger warganet Twitter. Walau banyak yang memahami bahwa pengirim salah menyematkan nama penerima undangan, tak sedikit yang malah melempar candaan.
"Wkwk bikin salah paham," kata warganet.
"Typo itu harusnya istri - not sender," jelas warganet, menghindari salah paham lebih lanjut.
"Coba ditelusur dulu nder, siapa tau bapak kamu emang beneran punya suami," seloroh warganet lain.
Baca Juga: Soroti Berita Prilly Latuconsina Makan di Piring, Cewek Ini Beri Komentar Menohok
"Gue juga inget beberapa tahun lalu pas kakak gue nikah. Tetangga gue ada namanya suroto, dipanggilnya pak suroto. Nah istrinya tuh gue lupa namanya kan ya, tapi dipanggilnya ibu suroto. Nah si ipar gue ini ngeprint nama tamu undangan jadi 'suroto dan bapak'," ungkap warganet yang ternyata mengalami peristiwa serupa.
"Hoyy apah maksutt," tutur warganet.
"Kayak temen gua pas nulisin undangan, 'nama suaminya & istri' padahal, istrinya itu udah meninggal," komentar warganet lain.
"Positif thinking nama emaknya suami," imbuh warganet.
"Udah ada kata maaf, jadi bisa dimaklumi," timpal yang lainnya.
Utas kesalahan penulisan nama penerima undangan ini bisa dibaca selengkapnya di sini.
Berita Terkait
-
Soroti Berita Prilly Latuconsina Makan di Piring, Cewek Ini Beri Komentar Menohok
-
Heboh Ibu-ibu Berbaju Hijau Ngejreng Dikejar Kuda Lumping, Publik Malah Salfok: Potret Billie Eilish Nonton Jaranan
-
Viral Cewek Nangis Lihat Iqbaal Ramadhan Cekeran Nenteng Sandal Jepit di Depan Rumahnya
-
Pintu Kamar Indekos Cewek Ini Digedor Orang Minta Sumbangan, Sampai Putar Knop Mau Buka Pintu
-
Potret Ojol Jemput Penumpang di Stasiun Jadi Sorotan, Sosok yang Dibonceng Bikin Heran
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi
-
Konsisten Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP: Masa Hak Rakyat Bersuara 5 Tahunan Mau Diambil?
-
Pakar Klarifikasi: Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said Hanya Rp300 Juta, Bukan Rp100 Miliar
-
Selamat Tinggal Rompi Oranye? KPK Tak Akan Lagi Pamerkan Tersangka Korupsi di Depan Kamera
-
PDIP: Kami Penyeimbang, Bukan Mendua, Terungkap Alasan Ogah Jadi Oposisi Prabowo
-
Subuh Mencekam di Tambora: Api Amuk 15 Bangunan, Kerugian Tembus Rp1,7 Miliar
-
Trump Dikabarkan Kirim Operasi Khusus Militer AS untuk 'Caplok' Greenland
-
Wanti-wanti Peneliti UGM Soal Superflu, Tetap Bisa Fatal Bagi yang Rentan