Suara.com - Pihak sekolah diwajibkan untuk melakukan pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) SNMPTN 2022. Pengisian PDSS ini dilakukan jika sekolah sudah memiliki akun LTMPT, dan telah menentukan calon siswanya yang akan didaftarkan. Lantas, kapan terakhir pengisian PDSS SNMPTN 2022?
Perlu diperhatikan, bahwa pengisian PDSS ini akan dilakukan oleh sekolah, bukan siswa. Maka dari itu, kebenaran data yang diisikan akan sepenuhnya menjadi tanggung jawab sekolah. Kapan terakhir pengisian PDSS SNMPTN 2022?
Sebelum mengulas kapan terakhir pengisian PDSS SNMPTN 2022, simak terlebih dahulu pengertian apa itu PDSS SNMPTN 2022.
Apa Itu PDSS SNMPTN 2022
PDSS adalah basis data yang berisi rekam jejak kinerja sekolah, beserta nilai rapor siswa yang eligible untuk mendaftar SNMPTN 2022. PDSS sendiri mengakomodasi kurikulum nasional 2006 KTSP dan kurikulum 2013 (Sistem Paket dan SKS), di mana sekolah yang tidak menggunakan kurikulum nasional tidak diperbolehkan untuk mengisi PDSS.
Nah, supaya bisa mengisi data di PDSS, pihak sekolah harus melakukan pengecekan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN). Sekolah harus memastikan bahwa NPSN dan data lainnya tentang sekolah sudah benar dan tentunya telah terverifikasi di Pusat Data Statistik Pendidikan dan Kebudayaan (PDSPK) di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Dan untuk mendaftarkan siswanya di SNMPTN, sekolah akan mendapatkan kuota yang berbeda-beda tergantung dari Akreditasi sekolah. Berikut ini adalah rinciannya:
- Akreditasi A: 40 persen siswa terbaik di sekolah
- Akreditasi B: 20 persen siswa terbaik di sekolah
- Akreditasi C: 5 persen siswa terbaik di sekolah.
Lantas, kapan terakhir pengisian PDSS SNMPTN 2022? Proses pengisian PDSS SNMPTN 2022 dimulai pada tanggal 8 Januari sampai dengan 8 Februari 2022, dengan tahapan sebagai berikut:
- Verifikasi data sekolah
- Pengisian siswa eligible
- Pendeskripsian kurikulum
- Pengisian nilai
Supaya proses pengisian PDSS SNMPTN 2022 berjalan dengan lancar, berikut ini ada informasi seputar daftar kesalahan yang umum dilakukan yang perlu dipahami, sehingga kesalahan dapat dihindari:
Setidaknya terdapat satu kesalahan umum yang kerap dilakukan saat sekolah mengunggah data menggunakan format CSV. Kesalahan tersebut adalah penggunaan delimiter atau pembatas dari satu data dengan yang lainnya.
Maka dari itu, sangat disarankan agar sekolah memakai pembatas item data berupa titik koma. Informasi ini seperti disampaikan oleh Tim PDSS Riza Satria Perdana.
Jadi, untuk menjawab pertanyaan kapan terakhir pengisian PDSS SNMPTN 2022, sudah cukup jelas, ya! Bahwa proses pengisian PDSS SNMPTN 2022 dimulai pada tanggal 8 Januari sampai dengan 8 Februari 2022.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
-
Ini Batas Waktu Simpan Permanen Data LTMPT, Simak Jadwalnya Jangan Sampai Terlewat Ikut SNMPTN dan SBMPTN 2022!
-
6 Jurusan yang Lebih Banyak Praktik Daripada Teori, Bisa Jadi Pilihan untuk Daftar SNMPTN dan SBMPTN 2022
-
Jurusan di UPN Jogja dan Akreditasi Sebagai Pertimbangan Pilihan Kuliah SNMPTN dan SBMPTN
-
5 Jurusan Kuliah yang Menjanjikan Gaji Tinggi, Calon Mahasiswa Harus Tahu Sebelum Daftar SNMPTN dan SBMPTN 2022
-
7 Jurusan Kuliah untuk Anak SMK, Pertimbangkan Sebelum Mendaftar SNMPTN dan SBMPTN 2022
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?