Suara.com - Dua orang pegawai Kantor Kelurahan Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur terkonfirmasi positif Covid-19. Guna mengantisipasi penyebaran yang lebih luas, pelayanan kependudukan secara tatap muka untuk sementara ditutup.
Camat Cakung, Fajar Eko Satrio mengatakan sementara pelayanan dilakukan dengan drop box atau masyarakat meletakkan berkas pengurusan kependudukannya di kotak yang telah disediakan.
"Untuk sementara waktu kami ganti layanan tatap muka dengan drop box. Warga cukup menaruh berkas di kotak yang disediakan," kata Fajar kepada wartawan pada Rabu (9/2/2022).
Dia menginformasikan layanan tatap muka akan kembali beroperasi pada Jumat (11/2/2022).
Untuk sementara selama dua hari, Kantor Kelurahan Pulogebang ditutup, karena akan dilakukan sterilisasi dengan menyemprotkan disenfektan secara menyeluruh.
"Pegawai lainnya yang sempat kontak erat dengan dua pegawai positif sudah dilakukan swab antigen," kata Fajar.
Fajar belum bisa memastikan terkait varian Covid-19 yang menjangkiti dua pegawai Kelurahan Pulogebang.
"Nama variannya kami belum tahu, hanya dari hasil swab-nya, terkonfirmasi positif," ujarnya.
Baca Juga: 40 Warga Positif Covid-19 Jalani Isolasi di Gedung SMKN 61 Jakarta Pulau Tidung
Berita Terkait
-
Naik 10 Kali Lipat dalam 3 Pekan Terakhir, Kasus Anak Terpapar Covid-19 di Indonesia Tembus 1.000 Persen
-
Pedoman Terbaru Tata Laksana Covid-19 Edisi Januari 2022: Ivermectin Dicabut, Pasien Gejala Ringan Tak Perlu Dirawat
-
Gedung SMKN 61 Jakarta Disulap Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19 di Pulau Tidung
-
2 Pegawai Terpapar Covid-19, Kantor Kelurahan Pulo Gebang Lockdown
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
Terkini
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Pasca-kecelakaan Beruntun, DPRD DKI Minta Transjakarta Evaluasi Penempatan Depot dan Jam Kerja Sopir
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional
-
Polisi Turun Tangan Dalami Kasus Relawan Diteror Bangkai Anjing Tanpa Kepala di Aceh Tamiang
-
Adian Napitupulu Murka Ketua BEM UGM Diteror: Ini Kemunduran Demokrasi!