Suara.com - Sosok pria yang ditemukan tewas dengan dua luka tusuk di Pemakaman Chober, Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis (10/2/2022) pagi tadi bernama Abun alias Vicky Firlana (22). Sebelum ditemukan tak bernyawa, Vicky ternyata sempat berkunjung ke rumah rekan perempuannya berinisial HD (28)
Kata Umi(54), ibu dari HD, korban datang ke rumahnya pada Rabu (9/2) malam sekitar pukul 21.00 WIB. Umi tak menampipk jika korban memang sering berkunjung ke rumahnya, sepulang dari tempatnya bekerja di restoran kawasan Puri Kembangan, Jakarta Barat.
Pada saat itu, korban bersama HD serta rekannya yang lain nongkrong hingga hingga Kamis (11/2) subuh dini hari di balai depan rumah Umi. Sekitar pukul 03.30 WIB, korban pamit pulang duluan.
"Dia pulang duluan. Pas dia balik, sudah pada masuk duluan (tongkrongan bubar)," kata Umi saat ditemui wartawan di lokasi.
Hingga sekitar pukul 05.10 WIB, keponakan Umi, berinisal T hendak ke pasar. T kaget, di jalan setapak di antara kuburan, dia melihat ada jenazah dalam keadaan terlentang.
"Dia ketakutan sampai gemetar, di kuburan ada mayat," ujar Umi.
Untuk diketahui jarak balai tempat korban nongkrong dengan penemuan jenazahnya hanya berjarak sekitar 80 meter.
T yang sebelumnya hendak ke pasar, putar balik ke rumahnya. Dia memberitahu Jenazah yang dilihatnya. Mendengar itu HD lantas bertanya pakaian yang digunakan jenazah.
"Sama anak saya ditanya, pakai bajunya apa? (Ternyata) warna hitam," ujar Umi.
Baca Juga: Pemuda Tewas di TPU Kober Pesanggrahan dengan Luka Tusuk, Diduga Korban Pembunuhan
Mendengar itu, HD sudah menduga jika jenazah tersebut adalah rekannya Abun. Hinggap akhirnya HD bersama Umi dan T, mendatangi lokasi penemuan jenazah korban.
"Terus saya anterin ke sana, pas diliat, 'iya Mak, itu Abun, bajunya,' sampai anak saya pingsan, digotong da," ujar Umi.
Setelah itu, Umi dan HD langsung menghubungi RT setempat. Kemudian langsung menghubungi pihak kepolisian.
Dua Luka Tusuk
Seperti pemberitaan sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan, kekinian polisi sudah menerjunkan tim guna menyelidiki kasus tersebut. Dia juga mengatakan, ada temuan dua luka tusuk pada tubuh korban.
"Betul (ada temuan pria tewas), kami sudah menurunkan tim untuk melakukan penyelidikan terhadap petistiwa tersebut. Kami temukan ada dua luka tusuk akibat senjata tajam," ucap Budhi dalam pesan singkat.
Informasi temuan pria tewas itu juga disampaikan akun Instagram @merekamjakarta dalam bentuk video berdurasi 43 detik. Tampak dalam video itu korban sudah tergeletak dan aparat kepolisian telah berada di lokasi kejadian untuk melakukan proses evakuasi.
Dari keterangan akun @merekamjakarta, disebutkan jika korban berinsial VL (22), warga Kebayoran Baru. Hal itu diketahui dari identitas yang ditemukan pada tubuh korban.
"Korban mengenakan kaos hitam, kemeja biru dongker, dan celana panjang hitam. Korban ditemukan tergeletak di setapak jalan kuburan dan berada di dekat nisan," demikian tulis akun @merekamjakarta saat dikonfirmasi.
Berdasarkan data @merekamjakarta juga menyebutkan kalau korban diduga menjadi korban pembunuhan. Sebab, ditemukan luka tusuk pada bagian perut.
Berita Terkait
-
Pemuda Tewas di TPU Kober Pesanggrahan dengan Luka Tusuk, Diduga Korban Pembunuhan
-
Usut Kasus Pemuda Tewas di Pemakaman Pesanggahan, Polisi Sebut Ada 2 Luka Tusuk di Perut Korban
-
Geger! Tewas di Area Kuburan di Pesanggrahan, Mayat Pria Kondisi Luka Tusuk di Perut Diduga Dibunuh
-
Tiga Pesanggrahan Bung Karno di Sumut Akan Direvitalisasi
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Cinta dan Jari yang Patah di Utara Jakarta
Terkini
-
Pengiriman 8.000 TNI ke Gaza Pertaruhan Berbahaya, Amnesty Desak Tinjau Ulang
-
AS Siapkan Kirim Kapal Induk Kedua ke Wilayah Iran di Tengah Ancaman Perang
-
Dari Sindiran 'Cerdas' ke Foto Damai, Ini 6 Fakta Perselisihan Menkeu Purbaya dan Menteri KKP
-
IPK Indonesia Anjlok ke Skor 34, Hasbiallah Ilyas: Alarm Keras, KPK Harus Evaluasi Total
-
Meluruhkan Debu, Merajut Toleransi: Harmoni Lintas Iman di Kelenteng Fuk Ling Miau Yogyakarta
-
Temui Mensos, Rieke Diah Pitaloka Dorong Data Tunggal Akurat demi Bansos Tepat Sasaran
-
Ramadan di Depan Mata, Pramono Anung Wanti-wanti Warga DKI Tak Gadai KJP Buat Penuhi Kebutuhan
-
KPK Periksa Pj Gubernur Riau hingga Bupati Inhu, Dalami Aliran Uang Kasus OTT Abdul Wahid
-
Sungai Cisadane 'Darurat' Pestisida, BRIN Terjunkan Tim Usut Pencemaran Sepanjang 22,5 KM
-
Buntut Dugaan Pelanggaran Impor, Bea Cukai Segel 3 Gerai Perhiasan Mewah Tiffany & Co di Jakarta