Suara.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 memastikan ketersediaan oksigen untuk pasien Covid-19 secara nasional masih tersedia meski terjadi lonjakan pandemi akibat varian Omicron.
Juru Bicara Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito menegaskan, ketersediaan oksigen saat ini baik dalam bentuk oksigen konsentrator dan oksigen generator masih dapat memenuhi pelayanan lebih dari 12 - 48 jam.
"Sampai saat ini ketersediaan oksigen dalam bentuk oxygen concentrator dan oxygen generator masih mencukupi atau dapat memenuhi pelayanan lebih dari 12 sampai dengan 48 jam," kata Wiku dalam jumpa pers, Kamis (10/2/2022).
Bahkan untuk daerah-daerah dengan laju penambahan kasus yan tinggi pun, kebutuhan akan oksigen saat ini masih tercukupi.
"Kecukupan yang sama juga telah dipastikan pada daerah lainnya, terutama di daerah dengan kenaikan kasus yang tergolong tinggi," sambungnya.
Dia mencontohkan di DKI Jakarta, menurut data per 6 Februari 2022, terdapat 1.541 oksigen konsentrator dan 2 oksigen generator.
Kemudian di Banten 389 oksigen konsentrator dan 4 oksigen generator. Di Jawa Barat terdapat 1.545 oksigen konsentrator dan 18 oksigen generator.
"Ke depannya pemerintah akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk melakukan pendataan secara real time dalam memenuhi tiap kebutuhan fasilitas kesehatan secara efektif," imbuh Wiku.
Baca Juga: Omicron Melonjak, IDI Ingatkan Para Dokter Perketat APD dan Pakai Masker N95
Berita Terkait
-
Kasus Aktif COVID-19 di Karawang Tembus 903 Orang
-
Omicron Melonjak, IDI Ingatkan Para Dokter Perketat APD dan Pakai Masker N95
-
Satgas Covid-19 Kota Balikpapan Zulkifli Sebut Berbagai Kegiatan Dikurangi di Kota Minyak, Buktinya?
-
Covid-19 Meningkat, Kepala Dinas Kesehatan Balikpapan Andi Sri Juliarty: Diduga Omicron Boleh
-
Pebalap MotoGP Mandalika Berswafoto di Ruang Terbuka, Satgas: Mereka Ada di Gelembung Karantina
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat
-
Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer
-
Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal
-
Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi
-
Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu
-
Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
Dipolisikan Kasus Penistaan Agama, JK Larang Umat Islam Demo Bela Dirinya: Jangan!
-
JK Pertimbangkan Lapor Balik Pelapor Kasus Dugaan Penistaan Agama: Mereka Memfitnah Saya!