Suara.com - Aksi pria yang tega menganiaya ibu kandungnya sendiri dengan ponsel telah menjadi membuat publik geram. Peristiwa ini terjadi di Deli Serdang, Sumatra Utara.
Kasus penganiayaan itu kemudian menjadi viral setelah videonya beredar luas di media sosial. Salah satunya seperti yang dibagikan oleh akun Instagram @/fakta.beriita.
Dalam video, seorang nenek berusia 61 tahun tampak berdarah-darah di bagian kepala. Nenek bernama Suryati ini dilaporkan menjadi korban penganiayaan anak kandungnya sendiri di kawasan Masjid Hikmah Al Masturo.
"Ini seorang nenek dipukul oleh anaknya sampai berdarah," kata seorang pria dalam video yang merekam kondisi wajah sang nenek seperti dikutip Suara.com, Selasa (15/2/2022).
Kronologi kejadian bermula saat sang anak datang meminta uang ke ibunya. Sang anak sendiri dikabarkan sedang terburu-buru untuk berangkat kerja.
Hal ini dikatakan oleh saksi yang berada di lokasi kejadian. Kebetulan, sang nenek bekerja sebagai petugas kebersihan di masjid. Sang anak pun mencari ibunya di tempat kerja, tetapi tidak ditemukan.
Karena tak bertemu, anak itu akhirnya pulang. Namun, tak berapa lama, ia datang kembali ke masjid dan menjumpai ibunya. Anak ini langsung emosi karena dari tadi tidak bisa bertemu ibunya untuk meminta uang.
Sang anak langsung mengamuk dan memaki-maki ibunya. Aksi itu rupanya sempat membuat saksi ikut emosi dan menegur kelakuan anak tersebut yang sangat kasar.
Namun, teguran tersebut tampak tidak dipedulikan oleh sang anak. Setelah saksi pergi, anak itu kembali menemui ibunya untuk meminta uang sebesar Rp 20 ribu.
Sang ibu sendiri mengatakan tidak memiliki uang saat dimintai anaknya. Jawaban ibunya itu langsung membuat sang anak emosi. Ia melemparkan ponselnya ke wajah sang ibu sampai bercucuran darah.
Perbuatan anak itu membuat dahi ibunya sampai robek. Saksi yang melihat nenek tua tersebut sudah berdarah-darah langsung membawanya ke klinik untuk mendapatkan perawatan.
Ia juga merekam wajah sang nenek yang menjadi korban penganiayaan sebagai bukti. Selanjutnya, ia membawa nenek itu beserta video yang direkammnya ke Polsek Sunggal.
Adapun video yang direkam itu begitu menyayat hati karena luka sang nenek belum dirawat. Nenek itu hanya bisa menangis dan kesakitan saat darah bercucuran dari dahinya.
Kejadian itu sontak ramai memicu amarah warganet. Mereka membanjiri kolom komentar dengan beragam kecaman terhadap aksi sang anak yang tega menganiaya ibu kandung sendiri sampai mengalami pendaharan di kening.
"Astagfirullah. Inilah tanda akhir zaman," komentar warganet.
Berita Terkait
-
Viral Aksi Koboi Pria Menodongkan Pistol ke Kuli Bangunan Gegara Terganggu Suara Gaduh Renovasi Rumah
-
Viral Gadis Melakukan Perjalanan 50 Km Mengunjungi Kekasih saat Valentine, Kisahnya Menyentuh Hati
-
CEK FAKTA: Viral Korban Meninggal Covid yang Tergeletak di Jalanan Ternyata Cuma Akting, Benarkah?
-
Jual ASI ke Binaragawan, Wanita Ini Raup Untung Nyaris Rp200 Juta , Untuk Apa?
-
Delivery Mie Instan Kuah Gegara Lagi Gak Bisa Masak, Cewek Ini Kaget Diminta 'Rakit' Sendiri: Konsepnya DIY
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
Terkini
-
Menkes Minta Percepatan Perbaikan Rumah Nakes Terdampak Bencana di Sumatra: Biar Bisa Kerja Normal
-
Tak Hanya PDIP, Komisi II DPR Klaim Bakal Tampung Usulan Golkar hingga Gerindra Soal Model Pilkada
-
Ketua Komisi II DPR: Kunjungan Presiden Prabowo ke IKN adalah Pesan 'No Point to Return'
-
Tangerang 'Lumpuh' Diterjang Banjir: 50 Ribu Jiwa Terdampak, Kosambi Paling Parah
-
Kasus Dugaan Penipuan Akademi Crypto Masuk Tahap Pemeriksaan, Korban Klaim Rugi Rp3 Miliar
-
PDIP Pilih Jadi 'Penyeimbang': Strategi Cerdas atau Sekadar Oposisi Abu-Abu?
-
Viral Video Tawuran di Rel Kereta Pekojan Disebut Pakai Senpi, Polisi: Video Lama!
-
Gaya Gibran Curi Perhatian, Makna Tas Noken yang Melingkar di Lehernya Saat Tiba di Papua
-
BPBD DKI Gelontorkan Bantuan Logistik Rp575 Juta bagi Ribuan Pengungsi Banjir di Jakarta Utara
-
Adu Jotos Pedagang Cilok di Kembangan, Korban Alami Luka Parah dan Dilarikan ke RSUD Cengkareng