Suara.com - Aksi sepasang kekasih yang asyik berciuman di Alun-alun Jonggol, Bogor, Jawa Barat telah menghebohkan publik. Semakin menggegerkan, keduanya ternyata masih remaja.
Kejadian itu langsung viral setelah dibagikan oleh akun Instagram @/jurnalisjunior. Akun ini menyebut video itu diambil oleh seorang warga yang juga berada di sekitar lokasi.
"Asyik asoy. Malam ini milik kita berdua bebez. Sepasang remaja sedang asik berduaan terekam kamera hape milik warga di Alun-alun Jonggol," tulis akun ini sebagai keterangan Instagram seperti dikutip Suara.com, Rabu (16/2/2022).
Dalam video, peristiwa itu terjadi saat malam hari. Adapun kondisi alun-alun itu sendiri masih banyak orang lalu-lalang dan muda-mudi sedang nongkrong.
Tiba-tiba, sepasang sejoli yang masih remaja saling berpelukan di tengah alun-alun. Mereka kemudian asyik berciuman sambil duduk dan berdiri dengan cukup lama.
Aksi sejoli itu sendiri terlihat jelas karena keduanya duduk di spot yang bisa dilihat dari segala arah. Namun, pasangan yang sedang kasmaran itu tampak tidak mempedulikan sekitar mereka.
Terlihat, sang cewek merangkul leher kekasihnya dengan erat sambil berdiri. Sementara itu, sang cowok yang mengenakan jaket berwarna merah tampak duduk santai saat didekap pacarnya.
Pemandangan itu sontak langsung mendapatkan atensi warganet. Hingga berita ini dipublikasikan, video tersebut sedikitnya telah disaksikan 3.000 kali.
Warganet juga membanjiri kolom komentar dengan beragam pendapat. Mereka menuliskan beragam komentar kocak sampai teguran terhadap sejoli itu karena tidak melihat tempat untuk bermesraan.
Baca Juga: Habib Bahar Akui Dirinya Menyebarkan Kebencian, Singgung Kedzaliman dan Ketidakadilan
"Eeeertttsss para nitizen gak boleh iri yak, malam ini dunia milik kita berdua," komentar warganet.
"Ini ceweknya yang ngerusak cowok," celutuk warganet.
"Apa nggak dilempar batu aja sih? Malah divideo," tegur warganet.
"Yang lain cuma pada ngontrak," tambah yang lain.
"Happy Valentine," sahut warganet.
"Jangan ditiru juga yang begini ya," pesan warganet.
Berita Terkait
-
Habib Bahar Akui Dirinya Menyebarkan Kebencian, Singgung Kedzaliman dan Ketidakadilan
-
Keji! Suami Cekik Istri hingga Tewas di Tangerang, Usai Membunuh Pelaku Pulang ke Bogor
-
Melonjak, Ketersediaan Tempat Tidur Pasien Covid-19 di RSUD Bogor Sudah Terisi 50 Persen
-
Mantan Pimpinan Jamaah Islamiyah Bongkar Cara Rekrut Teroris: Pilih Jokowi atau Nabi Muhammad?
-
Nggak Kaleng-kaleng, Viral Wanita Ini Beli Mobil secara Tunai untuk Hadiah Valentine Pacar
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut
-
Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang
-
Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19
-
Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps
-
Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli
-
Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir
-
Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Aturan Baru! Polisi Bisa Paksa Warga Serahkan Password HP, Menolak Siap-siap Masuk Bui
-
Bukan Rudal Iran, Anak Benjamin Netanyahu Jadi Target Pembunuhan Warga AS