Suara.com - Tak akan ada yang menyangka seorang remaja berusia 11 tahun akan mengambil opsi untuk mengakhiri nyawanya sendiri. Apalagi peristiwa menyedihkan itu terjadi dengan alasan yang cukup membuat publik semakin mengelus dada.
Kisah pilu ini terjadi di Telangana, salah satu negara bagian di India. Dilansir Suara.com dari India Times, remaja itu sampai nekat menghabisi nyawanya sendiri karena orangtuanya menolak permintaannya.
Disebutkan anak itu meminta uang untuk menonton film di bioskop kepada orangtuanya. Namun ternyata permintaan tersebut ditolak dan menjadi pemicu sang remaja untuk mengakhiri nyawanya dengan gantung diri.
P Navdeep, nama sang korban, dilaporkan merupakan penggemar besar aktor Pawan Kalyan. Sebagai penggemar, mendiang Navdeep sangat ingin menonton karya terbaru idolanya yang bertajuk Bheemla Nayak.
Siswa kelas 8 itu sudah berencana untuk menonton film tersebut bersama teman-temannya di bioskop. Karena itulah Navdeep meminta orangtuanya untuk memberinya uang agar bisa membeli tiket lebih awal, mengingat film baru ditayangkan pada 25 Februari 2022 mendatang.
Navdeep meminta uang sebanyak INR300, atau setara Rp57 ribu, pada Senin (14/2/2022) waktu setempat. Namun permintaan Navdeep ini ditolak oleh ayahnya.
Lantaran sakit hati dengan penolakan yang diterimanya, Navdeep lantas mengambil keputusan nekat. Ia menggantung dirinya di balkon rumahnya, di mana keluarganya baru menemukan jasadnya ketika mereka memaksa membuka pintu kamarnya.
Kisah pilu ini sontak menjadi sorotan masyarakat luas, apalagi karena dipicu oleh hal yang cukup tidak terduga.
Catatan Redaksi:
Baca Juga: Jadi Tempat Curhat, Eks Muncikari Robby Abbas Tak Menyangka Novi Amelia Tewas Bunuh Diri
Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021-9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan 24 jam.
Berita Terkait
-
Jadi Tempat Curhat, Eks Muncikari Robby Abbas Tak Menyangka Novi Amelia Tewas Bunuh Diri
-
Bunuh Diri di Apartemen Kalibata City, Novi Amelia Hanya Pakai Bra dan Celana Dalam
-
Model Novi Amelia Diduga Bunuh Diri, Yuk Awasi Sekitar dan Kenali Ciri-ciri Orang yang Alami Depresi!
-
Dicari-cari Anaknya, SBY Ditemukan Gantung Diri di Dalam Warung
-
Sempat Kesakitan di Perut, Kakek di Mesuji Ditemukan Tewas Gantung Diri
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!
-
Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat
-
Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer
-
Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal
-
Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi
-
Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu
-
Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!