Suara.com - Lokasi penjambretan ponsel genggam yang menyasar seorang wanita berhijab di Jalan Jatisari, Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan cukup sepi pada siang menjelang sore hari.
Kepolisian menyatakan, insiden seperti itu baru terjadi kali ini saja, yakni pada Rabu (16/2/2022) kemarin lusa.
"Memang betul kejadiannya hari Rabu. Baru kali ini terjadi. Sebelumnya tidak pernah," ungkap Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Bambang Handoko dalam pesan singkat, Jumat (18/2/2022).
Bambang menambahkan, korban hingga kini belum melapor ke Polsek Pasar Minggu. Meski demikian, Bambang telah memerintahkan anggotanya untuk mencari informasi agar nantinya korban membuat laporan.
"Sedang cari info, cek TKP dan lidik pelaku maupun korban, dan perintah saya bila ketemu, saya perintahkan anggota untuk minta yang bersangkutan (korban) buat LP," sambungnya.
Sepi saat Siang Bolong
Pantauan di lokasi, suasana di jalan tersebut cukup sepi pada siang hari. Hanya terlihat lalu lalang ojek online saja yang melintas di sekitar lokasi kejadian.
Jika merujuk pada unggahan video CCTV akun Instagram @merekamjakarta, ponsel korban dirampas tidak jauh dari pos RW 07 yang berada di pinggir jalan. Terpantau, pos RW tersebut kosong alias tidak ada yang berjaga di sana.
Seorang ibu-ibu yang membuka warung rokok tepat di ujung Jalan Jatisari mengaku tidak mengetahui hal tersebut. Sebab, dia sudah menutup warung pada pukul 16.00 WIB.
Baca Juga: Korban Jambret HP di Jatipadang Belum Buat Laporan, Polisi Akan Jemput Bola
"Kalau saya kurang tahu, soalnya saya jam 4 sore sudah tutup," ungkap ibu-ibu tersebut.
Dia menambahkan, di lokasi kejadian memang terbilang sepi. Menurut dia, hanya sering terlihat lalu lalang ojek online yang mengantar pesanan maupun mengambil orderan.
"Kalau di sini paling ya Gojek yang yang sering lewat. Siang juga sepi," sambungnya.
Viral
Informasi itu turut dibagikan oleh akun Instagram @merekamjakarta melalui unggahan video CCTV di sekitar lokasi kejadian. Saat itu, korban tampak sedang berjalan sambil bermain ponsel genggam.
Disebutkan kalau korban sedang membalas pesan singkat melalui ponselnya. Tiba-tiba, datang pelaku yang mengendarai sepeda motor.
Berita Terkait
-
Pos RW Kosong Penjagaan, Lokasi Wanita Berhijab Dijambret di Jatipadang Pasar Minggu Siang sampai Sore Sepi
-
Jambret HP Wanita Berhijab saat Jalan Sendirian di Jatipadang Pasar Minggu, Aksi Pelaku Terekam CCTV
-
Peluru Tembus Dada Kiri, Pelaku Jambret Tas Dokter di Medan Tewas!
-
Terduga Jambret Tewas Dibantai di Deli Serdang, 8 Orang Diamankan
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
-
Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan
-
Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas