Suara.com - Kebun Raya Universitas Cambridge, Inggris, telah kehilangan "pohon apel Newton"-nya karena terjangan Badai Eunice.
Kurator kebun raya, Dr Samuel Brockington, mengatakan pohon itu ditanam pada tahun 1954 dan telah berdiri di pintu masuk taman botani Brookside selama 68 tahun.
Dia mengatakan pohon itu dikloning dari pohon yang membuat Sir Isaac Newton menemukan hukum gravitasi.
Pihak kebun raya mengatakan masih memiliki tiruan dari pohon itu yang akan segera ditanam di tempat lain.
Baca juga:
- Apakah pohon jatuh berbunyi sekalipun tak ada orang di seputar yang bisa mendengar?
- Temuan menakjubkan ratusan juta pohon di gurun pasir Sahara
- Apa rahasia pohon ginkgo dapat bertahan hidup 'lebih dari 1.000 tahun'?
Pohon apel yang asli, yang mengarahkan Newton untuk menyusun teori gravitasinya, ada di Woolsthorpe Manor di Grantham, Lincolnshire.
Meskipun tertiup angin kencang pada abad ke-19, pohon itu bisa dilestarikan dan selama bertahun-tahun telah diperbanyak dengan okulasi, berupa pengikatan salah satu pucuknya ke pohon muda lainnya.
https://twitter.com/brockingtonian/status/1495079261824339974
Menurut Dr Brockington, analisis menunjukkan tiga pohon di Cambridge - termasuk satu di kebun raya - adalah tiruan dari pohon apel asli Newton.
Baca Juga: Pelajaran Fisika: Bunyi Ketiga Hukum Newton dan Contoh Penerapan dalam Sehari-Hari
Dia mengatakan meskipun jadi "kehilangan yang menyedihkan" karena roboh dalam badai hari Jumat, mereka sadar usia pohon itu memang "tidak bakal lama lagi" karena sudah digerogoti jamur.
Namun, pihaknya telah mengkloning pohon itu, "melalui ilmu pencangkokan yang luar biasa, sehingga 'Pohon Apel Newton' diharapkan akan terus menjadi koleksi kami", katanya.
Berita Terkait
-
Skandal Memata-matai Lawan Membayangi John Herdman Jelang Peresmian Pelatih Timnas Indonesia
-
Bertemu Sosok Berbusana Merah di Malam Tahun Baru
-
Semangat PNM Perkuat Komitmen Pelayanan Berbasis Customer Experience di 2026
-
Mauricio Souza Minta Persija Fokus Hadapi Persijap Jepara Sebelum Duel Panas Melawan Persib Bandung
-
Bulog Bidik APBN untuk Pengadaan 4 Juta Ton Beras 2026, Demi Lindungi Petani dan Jaga Harga Pangan
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Bareskrim Bongkar Jaringan Judi Online Internasional, Puluhan Tersangka Ditangkap di Berbagai Kota
-
Ajang 'Pajang CV' Cari Jodoh: Fenomena Cindo Match di Mall of Indonesia
-
Hujan Deras Bikin 10 RT dan 3 Ruas Jalan di Jakarta Tergenang
-
Gus Yahya Bantah Tunjuk Kembali Gus Ipul sebagai Sekjen PBNU
-
Longsor Akibat Kecelakaan Kerja di Sumedang: Empat Pekerja Tewas
-
Polisi Tembakkan Gas Air Mata Bubarkan Tawuran di Terowongan Manggarai
-
Hujan Deras Genangi Jakarta Barat, Sejumlah Rute Transjakarta Dialihkan
-
Alasan Kesehatan, 5 Terdakwa Korupsi Pajak BPKD Aceh Barat Dialihkan Jadi Tahanan Kota
-
Mulai Berlaku 2 Januari 2026, Ini 5 Kebiasaan yang Kini Bisa Dipidana oleh KUHP Nasional
-
Misteri Satu Keluarga Tewas di Tanjung Priok, Ini 7 Fakta Terkini