Di level mahir, Kementerian Kominfo menyiapkan Program Digital Leadership Academy agar bisa membentuk 300 orang master mentor digital. Program ini, menurut Menteri Johnny, ditujukan bagi pengambil-pengambil kebijakan di wilayah untuk pelaksanaan smart city, electronic government, e-Commerce, dan financial technology.
“Program ini bekerjasama dengan empat universitas ternama di dunia, yakni Tsinghua University, National University of Singapore di Singapura, Oxford University di Inggris dan Harvard Kennedy School di Amerika Serikat. Saya minta juga para dosen untuk mengambil bagian di dalamnya, karena ini penting,” jelasnya
Menkominfo menyatakan, pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi juga menjadi peluang untuk mengembangkan ide dan semangat transformasi bagi kemajuan Indonesia. Menurutnya, pengajaran, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat, harus menjadi melting pot ide dan semangat progresivitas dalam visi pembangunan Indonesia.
“Tentunya harus sejalan dengan era kekinian yang sejalan juga dengan disrupsi teknologi. Melalui tujuan Tri Dharma Perguruan Tinggi, spirit transformatif itu pula yang saya harapkan dapat tumbuh dan bersemai melalui Unwira,” ujarnya.
Menurut Johnny, dengan adanya Program Kampus Merdeka saat ini, maka relasi antara lembaga pendidikan, tenaga pengajar, dan mahasiswa menjadi makin integral dan koheren untuk mencapai tujuan pendidikan yang memberdayakan dan berkemajuan.
“Saya berpesan, the sky is the limit kepada para mahasiswa-mahasiswi Kampus Universitas Katolik Widya Mandira. Selalu tanamkan optimisme dalam diri untuk membangun kemajuan daerah, perkuat kolaborasi dan sinergi, serta berdayakan teknologi demi mewujudkan Indonesia Terkoneksi: Makin Digital, Makin Maju!" harapnya.
Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti dan menekan tombol sirine. Saat menandatangani prasasti, Menteri Johnny didampingi Uskup Agung Kupang Petrus Turang, Ketua Yayasan Pendidikan Arnoldus Kupang Yulius Yasinto, dan Rektor Unwira Philipus Tule.
Hadir pula Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi; Staf Khusus Bidang Komunikasi Politik, Philip Gobang; Kepala Biro Umum, Sensilaus Dore dan Kepala Balmon Spektrum Frekuensi Radio Kelas I Kupang, Latuse.
Baca Juga: Kominfo Beberkan Tiga Perhatian dalam Pendekatan Keamanan Siber
Berita Terkait
-
Kominfo Mulai Bagi Set Top Box Gratis untuk Masyarakat Miskin Mulai 15 Maret
-
Kominfo, Siberkreasi dan Spotify Undang Generasi Muda Tingkatkan Kemampuan Podcasters
-
Kominfo Siap Blokir Konten Promosi Investasi Ilegal di Media Sosial
-
Kominfo Klaim Sudah Rampungkan Desain Infrastruktur Sistem Komunikasi IKN
-
Kominfo: Beli Set Top Box Bersertifikat untuk Nonton TV Digital
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Imigrasi: WNA Tiongkok Paling Banyak Langgar Aturan
-
Dokter Anak Ingatkan Bahaya Jemur Bayi di Bawah Matahari Terik
-
Tepis Isu Prabowo Antikritik, KSP: Kritik Silakan, Tapi Pakai Data dan Teori
-
Pramono Anung Jamin Aturan Penyediaan Air Tak Akan 'Sandera' Kebutuhan Warga Jakarta
-
DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Perlindungan Saksi-Korban ke Paripurna
-
Survei Poltracking: Prabowo Unggul di Top of Mind Capres 2029, Dedi Mulyadi dan Anies Menyusul
-
Rentetan OTT Kepala Daerah, Tito Sebut Ada Masalah Mendasar dalam Rekrutmen Pilkada
-
Mendagri Sentil Daerah yang Ragu Soal WFH ASN: Ini Bukan Opsional!
-
Ibu dan Anak Tewas Terlindas Bus AKAP di Depan Terminal Kampung Rambutan
-
Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama