Suara.com - Kasus positif Covid-19 di Indonesia per Sabtu (26/2/2022) bertambah 46.643 orang. Dengan demikian, total kasus positif Covid-19 secara nasional mencapai 5.504.418 orang.
Data tersebut hasil pembaruan yang dilakukan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 per pukul 12.00 WIB.
Selain kasus konfirmasi positif, kasus aktif juga turut bertambah. Kasus aktif saat ini bertambah 4.580 menjadi 578.535 orang.
Kemudian sebanyak 41.805 orang telah dinyatakan sembuh dari Covid-19. Sejauh ini Satgas Penanganan Covid-19 mencatat ada 4.778.039 orang yang telah sembuh dari paparan Covid-19.
Sayangnya, kasus meninggal dunia juga terus bertambah. Untuk saat ini dilaporkan kasus meninggal dunia bertambah 258 orang.
Sepanjang pandemi Covid-19, total kasus meninggal dunia mencapai 147.844 orang.
Lebih lanjut, pemerintah mencatat ada 491.130 spesimen yang diperiksa. Adapun 36.030 orang masih dinyatakan sebagai suspek.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
Terkini
-
Lampu Hijau RUU BPIP: Surpres Sudah Terbit, Kapan Mulai Dibahas?
-
3 Cara AS Blokade Selat Hormuz, Nomor 2 Bisa Picu Rusia dan China Ikut Perang Terbuka
-
Rakitan Rasa Pabrik! Ki Bedil Maestro Senpi Ilegal Ternyata Jebolan Cipacing
-
Respons Seskab Teddy, Arifki Sebut Fenomena Inflasi Pengamat Jadi Cermin Oposisi Mandul
-
Alasan Tak Terduga Inggris Ogah Ikut Gerbong Trump Blokade Selat Hormuz
-
Iran Bongkar Taktik Licik AS di Islamabad, Kesepakatan Damai Gagal di Detik Terakhir
-
RDP DPR-BPIP Diwarnai Candaan, Willy Aditya Singgung Merger NasDem-Gerindra
-
Perundingan Islamabad Buntu, Iran Siap Ladeni AS di Selat Hormuz
-
Akademisi Kritik Istilah Inflasi Pengamat dari Seskab Teddy, Sebut Pemerintah Mulai Antikritik
-
Gus Ipul: Pemerintah Kaji Tambahan Bansos untuk Jaga Daya Beli Masyaa