Suara.com - Pasangan suami istri yang baru saja melangsungkan akad pada umumnya selalu saling bersalaman.
Namun, seorang pria asal Malaysia ini terlihat malu dan gugup untuk menyalami sang istri yang baru saja dipersuntingnya.
Melansir dari ohbulan!, kisah itu dibagikan oleh seorang pengguna TikTok Kashfi Akif. Momen tersebut juga telah menjadi viral.
Dalam video, terlihat pengantin pria tengah mengucap akad di depan pengulu dan para saksi. Sementara itu, pengantin wanita menunggu di atas kursi pelaminan.
Setelah mengucap akad, pengantin pria terlihat duduk berdua bersama pengantin wanita yang baru saja sah menjadi istrinya.
Momen yang tidak biasa pun terlihat dalam video tersebut. Pengantin pria terlihat gugup dan malu-malu saat akan bersalaman dengan istrinya.
Tampaknya, ia gugup untuk menyentuh tangan sang istri. Ibunya pun lantas naik ke pelaminan dan memaksanya menyentuh tangan sang istri.
Ibu tersebut terlihat mencoba untuk mengambil tangan anaknya agar ia mau bersalaman dengan wanita yang baru saja sah menjadi istrinya.
Kendati demikian, pria tersebut malah terlihat malu dan tambah gugup.
Tidak lama kemudian, kedua mempelai saling mengulurkan tangannya untuk bersalaman. Saat hampir bersentuhan, pria itu malah terlihat gemetar lantaran gugup.
Sementara itu, pengantin wanita terus mengulurkan tangannya ke arah sang suami untuk bersalaman.
Pada akhirnya, tangan kedua mempelai itu bersentuhan dan mereka berhasil bersalaman. Saat menyentuh tangan sang istri, pria tersebut terlihat kaget dan gugup.
Meski sempat malu dan gugup, pria itu berakhir menggenggam erat tangan istrinya. Sang istri pun lantas mencium tangan pria tersebut.
Momen itu berhasil menuai perhatian warganet. Tak sedikit warganet yang mendoakan supaya hidup mereka bahagia di dunia dan akhirat.
"Hebat. Bila kita menjaga ikhtilat inilah perasaan paling hebat untuk tembuskan rasa malu. Hebat didikan mak ayahnya," tulis seorang warganet.
Berita Terkait
-
Viral Pemilik Warung Cuci Galon Pakai Sabun, Warganet: Jarang Penjual Begini
-
Viral, Aksi Pria Bangunkan Para Santri dengan Cara Disiram Pakai Air Geger di Medsos, Warganet Singgung Ini
-
Curhat Pilu Wanita Diracuni Makanan Oleh Ibu Suaminya, Ketika Muntah Malah Difitnah dan Dituntut Minta Maaf ke Mertua
-
Viral! Seorang Emak-emak Angkat 4 Tabung Sendiri Tanpa Bantuan, Aksinya Tuai Decak Kagum Warganet
-
Kreatif! Wanita ini Ungkap Trik Jitu Kupas Kulit Petai Kilat Tanpa Pisau, Publik Gembira Dapat Ilmu Baru
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Demi Selat Hormuz, PBB Hari Ini Akan Putuskan Pengerahan Kekuatan Militer untuk Keroyok Iran
-
Prinsip 'No Service No Pay': Badan Gizi Nasional Bakal Cabut Insentif SPPG yang Lalai
-
Hemat BBM, Pejabat Pemkot Mataram Wajib Bersepeda ke Kantor Mulai Pekan Depan
-
Safaruddin Ngamuk di DPR, Soroti Gaji Guru Polri Rp 100 Ribu per Jam: Harusnya Rp 5 Juta per Jam!
-
BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Sebagian Besar Ibu Kota Provinsi saat Jumat Agung
-
Dikritik DPR soal Kasus Amsal Sitepu, Kajari Karo Minta Maaf dan Janji Evaluasi
-
Beda dengan Indonesia, Pakistan Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen
-
Operasi True Promise 4 Iran Target Alutsista AS di UEA, Puluhan Perwira Masuk Rumah Sakit
-
Sekretaris Pertahanan AS Minta Kepala Staf Angkatan Darat Mundur di Tengah Perang dengan Iran
-
Kasus Amsal Sitepu: Hinca Panjaitan Desak Kajari Dicopot dan Kapuspen Kejagung Minta Maaf