News / Internasional
Kamis, 03 Maret 2022 | 11:08 WIB
DW

Suara.com - Pidato kenegaraan Presiden AS muncul di tengah invasi Rusia ke Ukraina. Presiden Joe Biden mengatakan "kebebasan akan selalu mengalahkan tirani" dan bahwa serangan Vladimir Putin "direncanakan dan tidak diprovokasi."

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden telah memberikan pidato kenegaraan pertamanya sejak menjabat menjadi presiden.

Biden memulai pidatonya dengan membahas invasi Rusia ke Ukraina. Ia mengatakan bahwa AS mendukung Ukraina dan ada "kebulatan tekad yang tak tergoyahkan bahwa kebebasan akan selalu menang atas tirani."

Lebih lanjut Biden mengatakan serangan Presiden Rusia Vladimir Putin "direncanakan dan tidak diprovokasi."

"Putin sekarang terisolasi dari dunia, lebih dari sebelumnya," kata Biden yang kemudian disambut tepuk tangan meriah.

Ia pun mencap Putin sebagai seorang diktator. "Seorang diktator Rusia, menyerang negara luar, menimbulkan kerugian di seluruh dunia," tegasnya.

Biden kemudian memberikan peringatan kepada oligarki Rusia, mereka yang kata Biden telah membangun kekayaan dari "rezim kekerasan."

Wilayah udara AS ditutup untuk Rusia

Dalam kesempatan ini, presiden ke-46 AS ini mengumumkan bahwa wilayah udara Amerika akan ditutup untuk semua pesawat Rusia.

Baca Juga: Invasi Rusia ke Ukraina Bisa Bikin Kasus Covid-19 di Kembali Melonjak, Kenapa?

"Kami akan bergabung dengan sekutu kami dalam menutup wilayah udara Amerika untuk semua penerbangan Rusia, semakin mengisolasi Rusia," kata Biden.

Biden menekankan bahwa pasukan AS "tidak akan terlibat dalam konflik dengan pasukan Rusia di Ukraina," tetapi mereka akan dikerahkan untuk membantu mengamankan sekutu NATO.

Turut hadir dalam acara pidato kenegaraan ini Duta Besar Ukraina, Oksana Markarova, sebagai tamu.

Markarova duduk di sebelah Ibu Negara AS Jill Biden. Pemerintahan Biden saat ini telah mengubah fokus mereka dalam berurusan langsung dengan pandemi COVID-19 menjadi menghadapi tantangan keamanan yang serius di Eropa.

Pidato Biden ini dilakukan di tengah-tengah Rusia melanjutkan serangannya ke Ukraina.

Rusia terus lancarkan serangan ke Ukraina Sebuah serangan udara Rusia pada Selasa (01/03) menghantam menara utama saluran televisi nasional di pusat kota Kiev.

Load More