Suara.com - Seorang petani yang sedang membajak sawah baru-baru ini menjadi viral. Bagaimana tidak, aktivitasnya itu justru berakhir sial setelah dirinya "terbang" dari mesin pembajak.
Kejadian ini menghebohkan warganet setelah dibagikan oleh akun TikTok @raflialfalih. Hingga berita ini dipublikasikan, video tersebut sedikitnya telah disaksikan 7 juta kali dan mendapatkan 620 ribu kali.
"(Emoji menangis)," tulis akun ini sebagai keterangan TikTok seperti dikutip Suara.com, Kamis (3/3/2022).
Dalam video, seorang petani sedang bersiap membajak sawah. Ia kemudian mendorong mesin pembajak dari pinggir jalan ke arah sawah.
Sang petani sendiri menaiki mesin pembajak tersebut, agar terkendali jalannya. Namun tiba-tiba terjadi peristiwa tidak mengenakkan.
Mesin pembajak sawah itu langsung berputar saat diarahkan ke sawah. Hal tersebut disebabkan karena permukaan jalan ke sawah yang tidak rata dan terlalu ekstrem.
Alhasil, mesin pembajak itu langsung terperosok dan berputar ke arah sawah. Tak sampai di situ, sang petani juga ikut "terbang" tinggi dalam insiden itu.
Mesim pembajak sawah yang berputar itu membuatnya ikut terlempar ke atas. Sang petani pun bak akrobat langsung meloncat tinggi dan jatuh ke sawah.
Beruntung, sang petani tidak mengalami luka serius. Ia langsung sigap bangkit berdiri, lalu menyelamatkan mesin pembajaknya yang sudah terbalik di sawah.
Baca Juga: Korban Viral Blast Global Datangi Polda Jatim, Belasan Ribu Member Merugi Total Rp 1,2 Triliun
Kejadian itu sontak langsung ramai dikomentari warganet. Mereka menuliskan beragam komentar kocak sampai syok tidak habis pikir melihat sang petani yang melayang tinggi.
"Menuju tak terbatas dan melampauinya," celutuk warganet.
"Malah akrobat," sahut warganet.
"Malah mabur," tambah yang lain dengan emoji menangis.
"Bapak susah ya dibilangin, kalau mau off road pakai jeep," komentar warganet.
"Malah main jungkat-jungkit," tegur warganet.
Tag
Berita Terkait
-
Korban Viral Blast Global Datangi Polda Jatim, Belasan Ribu Member Merugi Total Rp 1,2 Triliun
-
Viral Guru Honorer Kondisi Hamil Tua Dipecat, Begini Penjelasan Pemkab Simalungun
-
Maisa, Penyandang Autisme yang Sukses Jadi Petani Hidroponik
-
Undang Pertunjukan Jaran Goyang di Pernikahan, Pengantin sampai Jatuh Diseruduk, Warganet: Momen Bahagia Malah Sedih
-
Viral Pedagang Jago Gambar Anime di Atas Es Gabus, Publik: Enggak Tega Makannya
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara