Suara.com - Seorang wanita mencurahkan keluhannya lantaran bingung dengan sikap kedua orangtuanya yang seakan-akan menututnya untuk terus menghasilkan uang.
Curhatan viral seorang wanita ini dibagikan oleh akun Twitter @BisikKeluarga.
"Hutang ratusan juta buat nyelesein rumah karena tekanan ortu, rumah harus segera selesai, mau dipake resepsi adik," cuit akun @BisikKeluarga dikutip Suara.com, Kamis (3/3/2022).
Wanita ini menceritakan bahwa dirinya memiliki hutang ratusan juta karena membangun rumah.
Dalam curhatan itu, ia juga turut menceritakan sikap orang tuanya yang seakan-akan tidak peduli dan terus memberi tekanan kepadanya untuk terus mengeluarkan uang.
Tidak peduli ia dapat uang dari mana, orang tuanya selalu memberi tekanan terhadapnya untuk mengeluarkan uang.
Bahkan, ia juga harus ikut membiayai resepsi sang adik meski saat itu kondisi sedang hamil. Pada akhirnya, ia punya hutang pinjaman online alias pinjol di berbagai aplikasi.
Berikut curhatan selengkapnya.
Jadi ceritanya, saya ada hutang lumayan besar ya, ratusan juta karena bangun rumah, karena tekanan ortu harus segera beres mau dipakai resepsi adik. Jadinya saya pinjam bank, kirain pinjam bank tuh gak bakal ada lagi pengeluaran rumah ternyata ortu masih nekan buat bantu-bantu biaya lainnya termasuk resepsi.
Sedih banget rasanya gak didenger kalo saya nangis gak punya uang, dan usaha juga lagi kena pandemi. Akhirnya saya punya utang pinjol ke beberapa aplikasi.
Saya stress berbulan-bulan karena habis lahiran juga. Ortu seakan gak peduli, saat hamil pun saya tetep harus ngeluarin uang buat resepsi adik. Tapi sekarang sudah berlalu ya. Hutang saya juga mulai berkurang dan sedang bangkit buat bisnis lagi.
Nah, saya tuh dapet dana investasi dari temen. Niat saya bilang ortu biar dilancarkan usaha tapi ortu saya suka gak mau tau saya dapet uang dari mana, selalu mau dipake juga sama beliau. Saya tuh gapapa kalo uang dingin, tapi ini kan uang invest temen, ada pertanggungjawaban dari saya. Saya mau marah, tapi gimana dong ya sama ortu sendiri.
Saya ikhlas uang dipake kalo itu uang saya, uang dari profit usaha. Ini kan baru mulai jalanin lagi, masa uangnya bukan dipake buat peruntukannya. Saya udah males pisah sama ortu karena cemas juga, beliau ini suka berhutang sama orang yang random banget. Temen-temen saya juga gak lepas dihutangin.
Unggahan yang berisi keluhannya tentang sikap orang tuanya itu mendapatkan banyak tanggapan dari pengguna Twitter.
"Kamu harus tegas sama ortu.. Aku pernah ngalamin. Dulu utangnya tak ambil alih, tak ultimatum, kalo sampe ketahuan berhutang lagi, tak tinggal pergi. Berhubung bergantungnya cuma sama aku nurut aja sampe sekarang," tulis warganet.
Berita Terkait
-
Rekaman CCTV Warga Rekam Aksi Maling di Cikarang, Nyolong Sendal Lalu Lanjut Gondol Motor
-
Curhat Istri Galau Mendadak Mimpi Mantan Pacar, Niatnya Ini Picu Perdebatan
-
Viral Pria yang Bagikan Trik Cepat untuk Pasang Ban Mobil, Cuma Bermodal Obat Nyamuk Semprot, Begini Caranya
-
Viral Pemuda Beri Kejutan Tiba-tiba Pulang Usai 3 Tahun Merantau ke Luar Negeri, Warganet Ikut Terenyuh
-
Bermula dari Tertarik Belajar Islam, Viral Kisah Bos Jatuh Cinta dengan Karyawannya Hingga Kini Berujung Menikah
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004
-
Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya
-
Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer
-
Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah
-
Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal