Suara.com - Penampakan seekor kucing yang menggotong "keranda jenazah" menjadi viral. Bagaimana tidak, pemandangan itu terlihat ngeri-ngeri sedap membuat warganet jadi mengingat umur.
Video itu menjadi viral setelah dibagikan oleh akun TikTok @fredilugina_usingcloath. Hingga berita ini dipublikasikan, video tersebut sedikitnya telah disaksikan 1,5 juta kali dan mendapatkan 120 ribu tanda suka.
"Batasannya. Rame postingan umur, ini batasannya," tulis akun ini sebagai keterangan TikTok seperti dikutip Suara.com, Kamis (3/3/2022).
Dalam video, kucing itu mengenakan perpaduan kostum yang cukup rumit. Bagian kepala mengenakan peci, lalu tubuh dan kaki depannya terlihat memakai baju koko dan sarung.
Sedangkan bagian punggungnya, sang kucing diberi kostum berbentuk keranda jenazah. Kostum keranda itu sendiri juga dilengkapi dengan boneka orang di belakang.
Adapun boneka itu terlihat ditempelkan di pantat sang kucing dan tampak menyatu dengan kaki kucing. Alhasil, boneka itu seolah-olah membantu kucing menggotong keranda jenazah.
Sementara itu, kostum sang kucing bagian depan juga dilengkapi dengan tangan buatan. Tangan itu ditempelkan di pegangan keranda, sehingga membuat kucing sedang memanggul keranda.
Sontak, sang kucing tampak berjalan keberatan memanggul keranda jenazah. Bahkan, boneka yang ikut memanggul keranda di belakang sampai meleyot.
Pemandangan itu tentu cukup mengerikan. Terlebih, sang kucing menggotong keranda yang menjadi kostumnya itu di halaman masjid, layaknya akan dibawa ke pemakaman.
Meski semua hanya kostum, tetapi warganet yang melihat cukup geger. Mereka menuliskan beragam komentar kocak sampai menjadi ingat umur gegara aksi kucing menggotong keranda.
"Terombang-ambing kerandanya," sahut warganet dengan emoji ngakak.
"Yang di belakang meleyot," celutuk warganet.
"Jenazah: yang bener ngapa bawa kerandanya, ini gue berasa mau glundung," tulis warganet.
"Berat amat ya hidupnya, segala kerjaan dilakukan demi Wiskas," tambah yang lain.
"Wah kucing lebih religius daripada manusia," puji warganet.
Tag
Berita Terkait
-
Uraa Artinya Apa? Kata yang Sering Diucapkan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam Pidato, Kini Viral di Medsos
-
Beredar Video Pria Ajak Orang Aceh Lomba Minum Kopi, Warganet Berujung Kaget Lihat Endingnya
-
Rekaman CCTV Warga Rekam Aksi Maling di Cikarang, Nyolong Sendal Lalu Lanjut Gondol Motor
-
Curhat Istri Galau Mendadak Mimpi Mantan Pacar, Niatnya Ini Picu Perdebatan
-
Viral Pria yang Bagikan Trik Cepat untuk Pasang Ban Mobil, Cuma Bermodal Obat Nyamuk Semprot, Begini Caranya
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi
-
Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?
-
Kejati DKI Bongkar Kredit Fiktif Rp 600 Miliar di Bank BUMN, 3 Petinggi PT LAT Ditahan
-
Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah
-
Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026
-
DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan
-
Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama
-
Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?
-
Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?
-
Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah