Suara.com - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto memandang polemik soal wacana penundaan Pemilu tidak perlu diperpanjang. Sehingga lebih baik wacana tersebut dihentikan.
PDI Perjuangan sendiri juga menegaskan sikap bahwa mereka menolak wacana tersebut lantaran bertentangan dengan konstitusi.
"Polemik ini tidak perlu diperpanjang lagi sehingga tidak perlu repot-repot melakukan investigasi. Karena di sekitar presiden pun kita melihat tidak memahami apa kehendak dari Presiden," kata Hasto dalam rilis survei LSI secara daring, Kamis (3/3/2022).
Hasto mengatakan bahwa sikap PDIP Perjuangan menegaskan bahwa apa yang disampaikan sejauh ini sudah senafas dengan Presiden Jokowi. Mengingat kata Hasto, Jokowi menolak menjadi presiden untuk tiga periode.
"Presiden pernah menyatakan sebagai pemimpin negara kalau ada yang mengusulkan perpanjangan yang mengusulkan jabatan 3 periode, itu menampar muka saya, ingin cari muka saya, itu justru menjerumuskan saya, itu kan kata presiden," kata Hasto.
Sebelumnya Hasto menegaskan bahwa sikap Ketua Umum PDIP Megawati tetap tegak lurua dengan konstitusi bahwa pemilu dilaksanakan setiap lima tahun sekali dan masa jabatan presiden dibatasi hanya untuk dua periode.
Sehingga Megawati dan PDIP tetap pada pendirian menolak wacana penundaan Pemilu 2024.
Hal itu dikatakan Hasto dalam rilis survei Lembaga Survei Indonesia. Dalam surveinya LSI menemukan mayoritas masyarakat menolak masa jabatan presiden diperpanjang.
"Jadi ada tidak ada survei sikap dari ibu Megawati Soekarnoputri, PDIP itu tetap sama bahwa berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan negara, PDI Perjuangan itu kokoh di dalam jalan konstitusi," kata Hasto secara daring, Kamis (3/3/2022).
Baca Juga: Wacana Pemilu 2024 Ditunda Bikin Rocky Gerung Gerah: Karena Kekuasaan Belum Punya Calon Kuat
Hasto mengatakan ketaatan terhadap konstitusi itu penting karena konstitusi lahir dari falsafah bangsa. Ia meengatakan bahwa aspek legalitas kekuasaan dan legalitas kekuasaan itu melalui pemilu di mana rakyat berdaulat.
"Dan pemilu dari survei tadi telah menunjukkan bagaimana mekanisme periode lima tahunan itu telah menjadi kultur demokrasi. Sehingga diungkapkan dari potret hasil survei menunjukan dari seluruh elemen-elemen masyarakat itu juga memiliki keteguhan yang sama telah menjadi kultur yang sama mekanisme pemilu lima tahunan itu penting dan jadi kultur demorasi yang harus dihormati," Kata Hasto.
Berita Terkait
-
Pengamat Politik Universitas Jember: Penundaan Pemilu 2024 Dalih Parpol Naikkan Posisi Tawar
-
Wacana Pemilu 2024 Ditunda Bikin Rocky Gerung Gerah: Karena Kekuasaan Belum Punya Calon Kuat
-
PDI Perjuangan Tegaskan Lagi Sikap Menolak Penundaan Pemilu 2024
-
Klaim Elektabilitas Partai Cukup Bagus, PKB Pede Raih 100 Kursi DPR pada Pemilu 2024
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Viral Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!
-
TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir
-
Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak
-
Soal Homeless Media jadi Mitra Bakom, Indonesia New Media Forum Buka Suara
-
Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global
-
Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku
-
Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK
-
Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut
-
Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP
-
Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan