Suara.com - Profil Ramzan Kadyrov baru-baru ini menjadi perbincangan. Pemimpin Chechnya ini menjadi sorotan publik usai memerintahkan 12.000 pasukan untuk membantu Rusia melaksanakan invasi ke Ukraina.
Diketahui Kadyrov merupakan orang terdekat Vladimir Putin yang telah menjabat sebagai Presiden Chechnya sejak tahun 2007. Profil Ramzan Kadyrov pun dicari-cari publik yang penasaran semenjak konflik Rusia-Ukraina berkecamuk.
Dalam sebuah video, terlihat pasukan elite Chechnya melantangkan takbir di alun-alun ibu kota Grozny sebelum berangkat menuju Ukraina. Kadyrov juga meminta Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk meminta maaf kepada Presiden Vladimir Putin agar Rusia menghentikan serangan dan invasi di Ukraina.
Lantas siapa Ramzan Kadyrov ini sebenarnya ? Simak profil Ramzan Kadyrov berikut ini.
Latar Belakang Ramzan Kadyrov
Ramzan Akhmadovich Kadyrov atau yang dikenal sebagai Ramzan Kadyrov adalah Presiden Chechnya yang lahir di Akhmat-Yurt pada 5 Oktober 1976. Ramzan menjabat sebagai Presiden Republik Chechnya sejak 15 Februari 2007. Ia dilantik sebagai presiden 6 April 2007 atas ditunjuknya Presiden Rusia Vladimir Putin.
Ramzan dikenal sebagai presiden yang taat akan ajaran Islam yang menegaskan kepada para tentaranya untuk tidak meninggalkan sholat. Ramzan Kadyrov selalu menghormati ayahnya dan ia mengklaim selalu meniru gaya kepemimpinan ayahnya.
Kedekatan Ramzan Kadyrov dengan Rusia
Ia mendapatkan dukungan dari Presiden Vladimir Putin serta mendapatkan medali pahlawan dan gelar kehormatan tertinggi Rusia. Lebih jauh lagi, ia terlibat dalam perebutan kekuasaan kepemimpinan militer dengan jawara perang pemerintah Chechnya Sulim Yamadayev dan Said-Magomed Kakiev dan politik Alkhanov.
Baca Juga: Malangnya Nasib Wasit Sepak Bola Wanita Ukraina, Rumahnya Dijarah Tentara Rusia yang Kelaparan
Sang ayah, Akhmad Kadyrov merupakan mantan pemimpin Republik Chechnya dari 5 Oktober 2003. Pada 9 Mei 2004, ayah Ramzan Kadyrov dibunuh karena serangan bom saat menghadiri peringatan Perang II.
Pada tahun 1999, Klan Kadyrov membelot ke pihak Rusia yang membuat permulaan Perang Chechnya Kedua. Kala itu, Ramzan memimpin pasukan milisi dengan dukungan Dinas Keamanan Rusia. Pada tahun 2004, sempat terdengar kabar burung bahwa Ramzan meninggal dunia karena luka tembak yang disebabkan oleh pegawainya.
Diketahui, keluarga Kadyrov merupakan keluarga yang sangat disegani oleh masyarakat Chechnya dan Rusia. Meski demikian, reputasi Ramzan tidak dapat mempengaruhi penilaian lembaga Hak Asasi Manusia (HAM) mengenai keterlibatan menghilangkan nyawa beberapa tokoh di Chechnya.
Demikian informasi profil Ramzan Kadyrov, pemimpin Chechnya yang mengirim 12.000 pasukan untuk membantu Rusia dalam invasinya ke Ukraina.
Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara