Suara.com - Angin kencang yang terjadi di kawasan DKI Jakarta turut berimbas pada aktivitas orang-orang pada Sabtu (5/3/2022) ini. Salah satunya adalah robohnya tenda pernikahan yang berlangsung di Jalan Haji Saiili, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat.
Informasi tersebut dibagikan oleh akun Instagram @merekamjakarta melalui unggahan video berdurasi 54 detik, terlihat orang-orang yang berada di hajatan tersebut membubarkan diri lantaran tenda roboh imbas angin kencang.
Tamu pernikahan yang rata-rata adalah ibu-ibu sampai mengucapkan istigfar lantaran tenda roboh dan membubarkan acara. Belum diketahui secara pasti apakah ada korban luka dalam insiden tersebut.
Hujan disertai angin kencang yang terjadi di kawasan Ibu Kota juga menumbangkan sejumlah pohon. Merujuk pada laporan BPBD DKI Jakarta via Twitter, setidaknya ada 8 pohon yang tumbang.
Dari jumlah tersebut, empat pohon yang tumbang itu berada dikawasan Jakarta Selatan. Hal itu terjadi di kawasan Pasar Minggu, Cipete, Kebayoran Baru, hingga Jagarksa sekitar pukul 12.00 hingga pukul 14.00 WIB.
Kejadian serupa imbas angin kencang disertai hujan juga terjadi di Jakarta Timur. Total ada dua titik yang mencakup wilayah Cibubur dan Matraman.
Kemudian di kawasan Jakarta Utara terjadi tiga insiden pohon tumbang. Peristiwa itu terjadi di Tanjung Priuk, Cilincing, dan Kelapa Gading.
Laporan BPBD DKI Jakarta, tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut. Pohon tumbang hanya merusak sebuah gudang logistik milik perusahaan jasa antar di Cilandak, Jakarta Selatan.
Baca Juga: Angin Kencang, Atap Bangunan di Pasar Lembang Ciledung Berterbangan
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
-
IHSG Ambruk Hampir 8 Persen
Terkini
-
Pelantikan Februari, Satu Nama Kuat Calon Wamenkeu Sudah 'Sowan' ke Purbaya
-
Pesan Tegas Komisi III DPR: Keadilan di Atas Kepastian Hukum, Kasus Hogi Minaya Wajib Dihentikan
-
Sudah Temui Sudrajat Pedagang Es Jadul, Komandan Kodim: Masalah Selesai Secara Kekeluargaan
-
Akui Salah Terapkan Pasal di Kasus Hogi Hinaya, Kapolresta Sleman Minta Maaf kepada Rakyat Indonesia
-
Buruh Jakarta Masih Ngotot Tolak Gaji Rp5,7 Juta, Pramono Anung: Urusan UMP Sudah Selesai!
-
KPK Periksa Seorang Pegawai BUMN dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Digitalisasi SPBU Pertamina
-
Ada Demo di Depan Kantor Wapres Kebon Sirih, Massa Aksi: Ijazahmu Mana?
-
Satpol PP DKI Bakal Gelar Operasi Senyap Sasar Peredaran Tramadol di Jakarta
-
Berawal dari Teguran, Warga Cengkareng Justru Jadi Korban Keganasan Pencuri Kabel
-
Anggota Komisi III DPR 'Semprot' Kapolres Sleman: Kalau Saya Kapolda, Anda Sudah Saya Berhentikan