Suara.com - Pengerjaan sirkuit Formula E di kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara dipastikan molor dari jadwal. Cuaca buruk yang kerap terjadi dalam beberapa waktu belakangan ini disebut menjadi faktor penyebabnya.
Manager Senior PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Ari Wibowo mengatakan, pihaknya menargetkan pengerjaan lintasan tersebut selesai pada awal April 2022. Artinya, rencana ini molor dari target awal, yakni akhir Maret 2022.
“Ya, kira-kira awal April, karena cuaca. Kendala lain selain cuaca, pada dasarnya semuanya undercontrol. Cuma memang kalau lapangan undercontrol,” ujar Ari kepada wartawan, Senin (7/3/2022).
Kendati demikian, Ari menyebut, pihaknya sudah melakukan siasat agar pekerjaan tetap terlaksana meski terkendala cuaca.
“Kalau cuaca kita menyiasati saja, kalau hujan harus bagaimana. Kalau panas ya ngebut semua, kalalo hujan berhenti,” jelas Ari.
Siasat lain, pihaknya juga memfokuskan pekerjaan yang lebih berat untuk difokuskan lebih dulu agar lebih cepat rampung. Salah satunya seperti pengerasan tanah.
Pasalnya, lokasi lintasan balap ini dulunya merupakan bekas buangan lumpur. Sehingga ada banyak lokasi yang tanahnya perlu dikeraskan lebih dulu agar tak menjadi masalah di kemudian hari.
“Misalnya, di dalam tanah ini ada tanah lunak berapa meter, lunaknya seperti apa. Itu kan unseen. Untuk melakukan penyelidikan atas sesuatu yang unseen itu, waktunya tidak sebentar,” katanya.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik mengatakan pengerjaan sirkuit Formula E sudah mencapai 52 persen. Ia pun yakin nantinya lintasan ajang balap mobil listrik ini akan rampung tepat waktu.
Baca Juga: Tegas! Wagub Riza: Tidak Mungkin Pemprov DKI Wajibkan ASN Beli Tiket Formula E
Kabar terbaru pengerjaan lintasan Formula E itu didapatkan saat Taufik yang didampingi pihak PT Jakarta Propertindo (Jakpro) dan Jaya Konstruksi, melakukan sidak ke lokasi sirkuit, Minggu (6/3/2022). Taufik yakin pengerjaan lintasan tak menemui masalah berarti.
"Kalau anda bikin bangunan kan ada yang mengawasi, yang paling penting target waktunya bisa selesai dan sesuai ketentuan," ujar Taufik kepada wartawan, Senin (7/3/2022).
Pengerjaan sirkuit sudah dimulai sejak awal Februari oleh PT Jaya Konstruksi. Ia yakin, target bulan April proyek ini selesai bisa tercapai.
"Jadi, sisa 48 persen dan Insya Allah April kelar," jelasnya.
Meski hanya memakan waktu tiga bulan saja, Taufik yakin sirkuit Formula E akan tetap dibuat sesuai dengan standar balapan. Pihak Formula E Operation (FEO) juga sudah turun tangan mengawasi agar trek yang dibuat tetap berkualitas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Penampilan Maarten Paes Bikin Pelatih Ajax Geleng-geleng, Petinggi PSSI Langsung Dihujat
-
Purbaya Bakal Terapkan Pajak Baru Jika Ini Terjadi di 2027
-
Donald Trump Tepis Keluhan Prajurit USS Abraham Lincoln di Tengah Perang Iran
-
Kerusakan Meluas di Flores Akibat Gempa 7.0 dengan Peringatan Tsunami
-
3 Smartwatch Anak dengan GPS Tracker, Bisa Telepon dan Pantau Lokasi Si Kecil
-
Daftar Harga HP realme Agustus 2026, Baterai Jumbo Ramah di Kantong
-
Kisah Bli Nyoman Merawat Alam di Desa Sejahtera Astra, Les Buleleng Bali
-
Sekat Rasa dan Hati yang Terhentak
-
Penjelasan NASA Bumi Tidak Mengelilingi Matahari
-
Mendagri Tegaskan Daerah Fiskal Rendah dan Terdampak Bencana Jadi Prioritas TKD