Suara.com - Pasangan suami istri biasanya ingin mempunyai anak buah pernikahan mereka sendiri. Namun diketahui tidak semua bisa merasakannya, termasuk pasangan di Kota Ningbo, Provinsi Zhejiang, China berikut ini.
Melansir saostar.vn, Zhang dan istrinya saling mengenal melalui perjodohan. Merasa cocok, keduanya lantas melanjutkan hubungannya ke jenjang pernikahan yang ternyata tidak berjalan semulus harapan mereka.
Rupanya Zhang dan istrinya tak kunjung dikaruniai anak meski sudah bertahun-tahun mengarungi bahtera rumah tangga. Dan ketika diperiksa ke dokter kandungan, terungkap lah bahwa istri Zhang mengalami gangguan kesehatan reproduksi sehingga tidak bisa hamil.
Meski menyakitkan, fakta ini pun diungkap oleh istri Zhang kepada suaminya. Ia bahkan mengaku siap untuk dicerai apabila memang Zhang tidak bisa menerima fakta bahwa istrinya tak bisa mengandung.
Namun jawaban Zhang ternyata begitu di luar dugaannya. Pasalnya bukan menyalahkan apalagi menceraikan istrinya, Zhang sebagai kepala keluarga memutuskan untuk menerima semua kondisi yang ada.
Zhang bahkan juga menyemangati istrinya, mencetuskan solusi untuk mengadopsi anak demi memenuhi keinginan mereka untuk mempunyai anak. Respons Zhang yang di luar dugaan sang istri pun sukses menyentuh hati wanita itu, semakin meyakini bahwa perjodohan ini telah mempertemukannya dengan sosok yang begitu luar biasa.
Diwartakan Sohu, istri Zhang sudah berniat untuk mengadopsi anak dari panti asuhan. Namun secara mendadak Zhang mengusulkan agar mereka mengadopsi dua anak yang disebutnya sebagai saudara jauh di kampung halamannya. Zhang menyebut anak-anak itu tidak beruntung karena besar di lingkungan yang sangat berkekurangan sehingga memerlukan uluran tangan orang lain.
Istri Zhang tentu menyambut baik niat itu dan mempersiapkan yang terbaik untuk mengadopsi kedua anak yang disebut suaminya. Bahkan sebagai ibu yang belum berpengalaman, istri Zhang terus mempersiapkan diri agar bisa membesarkan anak angkatnya nanti dengan sebaik mungkin.
Nahas kebahagiaan itu tak berlangsung lama. Rupanya diperlukan prosedur pemeriksaan DNA sebelum bisa resmi mengadopsi kedua anak tersebut, yang diklaim sebagai upaya memastikan tidak ada hubungan darah.
Baca Juga: 5 Prinsip yang dianggap Kuno oleh Pasangan Suami Istri Zaman Sekarang
Zhang sudah berusaha agar menghindari prosedur itu. Namun sang istri yang bersikeras mematuhi peraturan pun diam-diam mengambil sampel rambut suaminya dan menjalankan tes DNA dengan sampel dari kedua anak yang akan mereka adopsi.
Saat itulah sebuah fakta mengejutkan terungkap. "Saya merasa langit dan bumi seketika berputar," ungkap istri Zhang, menggambarkan situasi yang dialaminya, seperti dikutip Suara.com pada Senin (7/3/2022).
Pasalnya hasil tes DNA menyatakan bahwa salah satu anak yang hendak diadopsi memiliki kesamaan DNA sampai 99,99 persen dengan Zhang. Hal ini menandakan bahwa salah satu calon anak yang akan diadopsi adalah anak kandung Zhang, yang dalam hal ini sudah berhubungan badan dengan wanita lain.
Zhang tidak punya pilihan lain dan mengakui bahwa anak itu merupakan buah hatinya bersama mantan kekasihnya. Meski mereka tak bisa bersama, mantan pacar Zhang tetap melahirkan anak itu dan dirahasiakan dari sang istri.
Kini Zhang berniat untuk mengadopsi anaknya sendiri, ditambah dengan anak dari kerabat jauhnya, demi memenuhi keinginan istrinya untuk membesarkan anak. Ia berpikir hal ini juga sekaligus bentuk pertanggungjawaban Zhang terhadap mantan kekasih yang sudah dihamilinya.
Zhang tidak mengira bahwa prosedur adopsi anak memerlukan tes DNA. Dan niat semula untuk membesarkan hati istrinya yang tidak bisa punya anak pun berujung dengan perceraian lantaran istri Zhang tidak bisa menerima perselingkuhan yang dilakukan suaminya.
Berita Terkait
-
5 Prinsip yang dianggap Kuno oleh Pasangan Suami Istri Zaman Sekarang
-
China Tingkatkan Anggaran Militer Pasca Ketegangan Politik Rusia dan Ukraina
-
5 Hal yang Harus Dilakukan Suami Ketika Uang Bulanan Tidak Mencukupi
-
Pasangan Suami Istri Bandar Sabu di Medan Terancam Hukuman Mati
-
China Bikin Gerakan Besar-besaran Memburu Koruptor yang Kabur Ke Luar Negeri
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Hantavirus Ternyata Sudah Muncul di Indonesia, 23 Kasus Terdeteksi dalam Dua Tahun Terakhir
-
NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk
-
Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto
-
Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati