Suara.com - Status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jakarta kembali diturunkan oleh pemerintah menjadi level 2 selama sepekan ke depan mulai 8 sampai 14 Maret 2022. Perubahan pada penerapan aturan ini seharusnya berimbas pada kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku belum mendapatkan arahan lebih lanjut soal PTM. Namun, jika berkaca dari aturan sebelumnya, PTM bisa kembali digelar 100 persen karena status PPKM yang sudah diturunkan.
Selama PPKM level 3 kemarin, pemerintah membolehkan kegiatan PTM hanya digelar 50 persen saja. Sisanya, harus belajar di rumah secara daring atau online sesuai dengan mekanisme yang diatur.
Riza sendiri mengaku masih menunggu kebijakan dari pemerintah pusat. Pasalnya, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi sempat mengeluarkan instruksi PTM 50 persen saat PPKM level 2 karena angka penularan yang meroket.
"Kalau dilihat di Level 2, PTM bisa jadi 100 persen terbatas. Namun, kami masih menunggu kebijakan dari pemerintah pusat. Jadi, tunggu dulu ya kebijakannya. Sejauh ini, kami masih memberlakukan PTM sebesar 50 persen," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (8/3/2022).
Politisi Gerindra ini juga mengklaim kondisi penularan Covid-19 di sekolah masih terkendali meski ratusan guru dan siswa telah terpapar.
"Sejauh ini ada kasus memang, tapi cukup baik penurunannya. Jadi, enggak ada kasus yang luar biasa. Ya, mudah-mudahan ke depan kami bisa tingkatkan lagi PTM."
Berita Terkait
-
Kementerian Dalam Negeri: Jumlah Daerah PPKM Level 4 Tidak Mengalami Perubahan
-
Kasus Covid-19 Terus Melandai, Pemkot Bogor Segera Buka Pembelajaran Tatap Muka
-
PPKM Resmi Diperpanjang: Jabodetabek Turun Level 2, Yogyakarta Naik Level 4
-
PPKM Jakarta Turun ke Level 2, Pemprov DKI Bakal Terapkan Lagi PTM 100 Persen?
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Tembus 1,14 Ton! Ini Penampakan Sapi 'Kang Jo' Lumajang yang Dibeli Prabowo dari Peternak Gen Z
-
Netanyahu Sebut Donald Trump Sepakat Iran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
-
Buntut Penjemputan Paksa Putri Ahmad Bahar, Komisi III Desak Usut Dugaan Intimidasi di Markas GRIB
-
Lukman Hakim Singgung Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi': Balas dengan Karya, Bukan Represif
-
Bongkar Horor Penjara Israel, Maimon Herawati: Relawan Disiksa, Dokter Tewas Diperkosa
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur
-
Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres