Suara.com - Seorang murid SMA yang menggambar di papan tulis saat ada seorang gurunya telah menjadi viral. Pasalnya, gambar yang dibuatnya di papan tulis itu dinilai tidak senonoh.
Momen viral yang memperlihatkan murid SMA menggambar itu diunggah oleh akun Instagram @fakta.indo, Kamis (10/3/2022).
"Hargailah gurumu," tulis keterangan unggahan akun Instagram @fakta.indo dikutip Suara.com, Kamis (10/3/2022).
Video yang telah viral dan beredar luas di media sosial itu memperlihatkan suasana kelas di sebuah SMA.
Di dalam kelas itu masih ada seorang guru perempuan yang berdiri di balik meja guru.
Guru yang kebetulan mengajar kelas itu terlihat sedang menata meja yang dipenuhi dengan kertas-kertas.
Sementara itu, ada seorang murid yang tengah sibuk menggambar di papan tulis kelas tersebut.
Ia menggambar di papan tulis putih itu dengan sebuah spidol. Saat kamera diarahkan penuh ke arahnya, ternyata murid SMA itu diduga sedang menggambar seorang wanita yang mengenakan bikini.
Tak lama kemudian, guru yang berada di dalam kelas itu langsung menghapus gambar yang dibuatnya meski ia belum menyelesaikan gambarnya.
Sontak, video tersebut menyita perhatian warganet. Tak sedikit warganet yang mengecam aksinya karena gambarnya itu dinilai tak senonoh, terlebih lagi ada guru yang juga berada di kelas.
"Nanti kapan ditegor, orang tua dipanggil, gak terimaaaaaa, terus orang tuanya dengan gagah perkasa sok ngegas! Padahal anaknya yang gak punya sopan santun.. duh yang gini-gini enaknya diapain yaa," kecam warganet.
"Gurunya ramah, guru ramah ini yang terkadang disepelekan. Banyak anak yang bakal ga berani jika gurunya garang dan tegas. Giliran dikasih guru yang like a friend malah seenaknya," tulis warganet.
"Dikira keren kali ya," ujar warganet.
"Dikira lucu kali ya.. ga ada adab banget," kecam warganet.
"Mau senakal apapun kamu tolong hargai lah gurumu," imbuh yang lain.
"Itu namanya kurang ****, hargailah gurumu sebagaimana kau menghargai orang tuamu," sahut warganet lain.
Berita Terkait
-
Dapat Spam Chat Bimbel di WhatsApp, Siswa Kesal Sampai Lakukan Aksi Tak Terduga Ini
-
Terjadi Lagi, Antrean Emak-emak Demi Minyak Goreng Membeludak, Warganet Ramai Sindir Pemerintah
-
Dievakuasi Petugas Damkar, Warga Bogor Punya Berat Badan 180 Kilogram Bernama Singgih Usia 42 Tahun
-
Bikin Ketar-ketir, Bapak-bapak Bongkar Nama dan Nominal Amplop Langsung di Panggung Hajatan
-
Viral, Seorang Istri Izinkan Suami Menikahi 3 Wanita Lain, Alasannya Bikin Publik Ngelus Dada
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika
-
Anggaran Mitigasi Terbatas, BNPB Blak-blakan di DPR Andalkan Pinjaman Luar Negeri Rp949 Miliar
-
Berduka dari Abu Dhabi, Megawati Kenang Kesederhanaan Keluarga Jenderal Hoegeng dan Eyang Meri
-
KPK Panggil Eks Dirut Pertamina Elisa Massa Manik Terkait Kasus Jual Beli Gas PGN
-
Kolegium Dokter Harus Independen! MGBKI Kritik Kemenkes 'Kaburkan' Putusan Penting Ini